Connect with us

Internasional

Dua Pilot AS Diamankan, Diduga Tolak Terbangkan Pesawat yang Membawa Bom ke Israel

Dua pilot militer Amerika Serikat menolak menerbangkan pesawat bersenjata ke Israel. Video penangkapan mereka viral di media sosial.

Logompn

Published

on

Dua pilot as diamankan, diduga tolak terbangkan pesawat yang membawa bom ke israel
Dua pilot AS diamankan diduga tolak terbangkan pesawat yang mengangkut bom ke Israel. Gambar: Kolase Tangkapan Layar/@speaktion

MPN Indonesia 22 September 2025 - Dua pilot militer Amerika Serikat diduga menolak menerbangkan pesawat yang membawa senjata ke Israel.

Video yang merekam momen penangkapan mereka viral di media sosial sejak Sabtu (20/9).

Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @speaktion memperlihatkan seorang pria dan wanita berseragam militer AS dalam kondisi diborgol oleh polisi.

Keterangan dalam unggahan tersebut menyebut bahwa keduanya adalah pilot yang menolak menjalankan misi penerbangan ke Israel.

“Seorang pilot Amerika menolak menerbangkan pesawat bersenjata ke Israel,” tulis keterangan unggahan @speaktion, dikutip MPN Indonesia, Senin (22/9).

Dalam rekaman itu, pilot wanita menyuarakan penolakannya dengan tegas, menyebut bahwa senjata tersebut akan digunakan untuk melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

“Anda terlibat dalam genosida. Addy ada genosida, Addy Addy, ada genosida,” ungkap wanita dalam video tersebut kepada petugas keamanan yang menahannya, dikutip MPN Indonesia pada Senin (22/9).

Ia juga menyalahkan pemerintah Amerika Serikat atas keterlibatan dalam pengiriman senjata yang diklaim sebagai bentuk dukungan terhadap tindakan kekerasan terhadap warga sipil.

Ungkapan Penolakan di Depan Polisi

Video tersebut merekam pernyataan emosional dari pilot wanita yang diidentifikasi sebagai anggota militer AS.

“Kalian terlibat dalam genosida terhadap rakyat Palestina. Israel melakukan genosida dan Kongres, Senat Amerika membantunya, AS terlibat dalam pendanaan bom itu,” ungkapnya.

Saat diborgol, wanita itu juga menyebut salah satu polisi dengan panggilan “Addy”, menyatakan bahwa ia mengenalnya dan menuduhnya turut berpartisipasi dalam genosida.

Reaksi Warganet

Video yang diunggah tersebut menuai beragam komentar dari warganet.

Beberapa pengguna mengekspresikan dukungan terhadap sikap kedua pilot.

Baca Juga:  Daftar Poin Lengkap Negosiasi Indonesia Hadapi Tarif Trump

“Semoga mbaknya & bapak pilotnya baik2 aja ya Allah..,” komentar dari salah satu akun @ma***.

“Semoga Allah melindungi pilot ini yg sudah lantang menyuarakan penderitaan rakyat GAZA 😢” komentar dari akun @nu***.

Beberapa warganet juga menyoroti sikap polisi yang dianggap tetap memberi ruang kepada para pilot untuk menyuarakan pendapat meski diborgol.

“Secara gak langsung, si polisi sengaja, lama memborgol nya, krn ingin semua penyampaian dan kesaksian si pilot disampaikan oleh DUNIA😭👏❤️” komentar akun @ar***.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Hingga hari ini, Senin (22/9), belum terdapat konfirmasi resmi dari pihak militer Amerika Serikat mengenai identitas dua individu dalam video tersebut maupun kebenaran narasi yang beredar.

Tidak ada pernyataan yang membenarkan bahwa dua orang tersebut adalah pilot aktif, atau bahwa mereka benar-benar ditugaskan untuk menerbangkan pesawat bersenjata ke Israel.

Meski begitu, rekaman ini telah memicu perhatian luas karena beredar di tengah meningkatnya tensi konflik internasional antara Israel dan Palestina.

(ADN/NID/RAD)

Trending