Connect with us

Internasional

Elon Musk Sebut USAID Organisasi Kriminal karena Danai Penelitian Senjata Biologis, termasuk Covid-19

Elon Musk menuduh USAID sebagai organisasi kriminal yang mendanai penelitian senjata biologis, termasuk laboratorium Wuhan.

habigates

Published

on

Elon Musk Sebut USAID Organisasi Kriminal karena Danai Penelitian Senjata Biologis, termasuk Covid
Elon Musk Sebut USAID Organisasi Kriminal karena Danai Penelitian Senjata Biologis, termasuk Covid-19. Gambar: Matt Rourke/AP Images

MPN Indonesia 3 Februari 2025 - Elon Musk menuduh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) sebagai “organisasi kriminal”, mengklaim bahwa badan tersebut mendanai penelitian senjata biologis, termasuk proyek yang diduga terkait dengan munculnya Covid-19.

Tuduhan ini disampaikan melalui platform media sosial X pada Senin (3/2), menanggapi unggahan yang mengaitkan USAID dengan pendanaan penelitian virus corona.

Pernyataan Musk dan Reaksi Publik

Musk menyatakan bahwa USAID menggunakan pajak warga Amerika Serikat untuk mendanai riset yang berpotensi membahayakan jutaan orang.

Dalam unggahannya, ia mengklaim bahwa dana yang disalurkan oleh USAID digunakan untuk penelitian gain-of-function, yang meningkatkan virulensi patogen, di Institut Virologi Wuhan, China.

Tuduhan ini berkaitan dengan narasi yang berkembang tentang kemungkinan kebocoran laboratorium sebagai asal-usul Covid-19.

Komentar Musk muncul setelah unggahan akun X @KanekoaTheGreat, yang menyebut bahwa USAID telah mengalokasikan dana sebesar USD 53 juta kepada EcoHealth Alliance.

Organisasi nirlaba berbasis di AS ini diketahui memiliki kerja sama dengan laboratorium Wuhan.

Meskipun EcoHealth Alliance telah membantah keterlibatan dalam penelitian berisiko tinggi, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS telah menangguhkan pendanaannya sejak Mei 2024.

Kaitannya dengan Politik Luar Negeri AS

Tuduhan Musk terhadap USAID muncul di tengah kebijakan politik luar negeri pemerintahan Donald Trump, yang membekukan sebagian besar bantuan luar negeri AS selama tiga bulan terakhir.

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE), yang dipimpin oleh Musk, untuk memangkas pengeluaran pemerintah.

Dalam beberapa bulan terakhir, USAID mengalami perubahan signifikan, termasuk pemecatan beberapa pejabat tinggi yang menentang akses DOGE ke dokumen internal lembaga tersebut.

Baca Juga:  Bluesky Kebanjiran Pengguna Baru usai X Diblokir di Brasil

Beberapa anggota Kongres dari Partai Demokrat menilai bahwa langkah ini bertentangan dengan undang-undang yang mengatur USAID sebagai lembaga independen.

Dampak Global dari Pembekuan Bantuan USAID

Pembekuan bantuan luar negeri oleh pemerintahan Trump telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai belahan dunia.

Sejumlah program kemanusiaan yang bergantung pada pendanaan USAID, seperti rumah sakit lapangan di kamp pengungsi Thailand dan program pengobatan penyakit menular di berbagai negara, berisiko dihentikan.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Brian Mast, menyatakan dukungannya untuk menempatkan USAID di bawah Departemen Luar Negeri.

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi pemerintahan Trump untuk memperketat pengawasan terhadap lembaga tersebut.

Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari USAID maupun Departemen Luar Negeri mengenai tuduhan yang dilontarkan oleh Musk.

Tanggapan dan Kontroversi Seputar USAID

USAID selama ini dikenal sebagai badan independen yang bertugas menyalurkan bantuan kemanusiaan dan pembangunan.

Namun, tuduhan tentang keterkaitannya dengan CIA serta penelitian virus di luar negeri telah lama menjadi bahan perdebatan.

Rusia dan China sebelumnya menuntut transparansi lebih besar terhadap aktivitas biologis yang didanai oleh AS.

Kedua negara mengklaim bahwa fasilitas laboratorium yang didukung oleh USAID dan Pentagon dapat menjadi ancaman keamanan global.

Di sisi lain, pejabat AS menolak tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program penelitian yang mereka danai bertujuan untuk mencegah pandemi serta meningkatkan kesehatan global.

"מחבר תוכן מרתק בכל הפלטפורמות, יוצר יצירות ייחודיות, מותאמות SEO ואנושיות שמעניקות השראה, מידע וחיבור."

Trending