Connect with us

Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Rusia, Picu Peringatan Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah perairan lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, hingga memicu peringatan tsunami.

Logompn

Published

on

Gempa magnitudo 7,4 guncang rusia, picu peringatan tsunami
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Rusia, Picu Peringatan Tsunami | Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Juli 2025 - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah perairan lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Minggu (20/7), memicu peringatan tsunami singkat yang kemudian dibatalkan.

Melansir ABC News, gempa terbesar tercatat pada kedalaman 20 kilometer, sekitar 144 kilometer di sebelah timur kota Petropavlovsk-Kamchatsky, pusat administratif Kamchatka yang berpenduduk sekitar 180.000 jiwa.

Sementara itu, United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa pertama berkekuatan 7,0 skala richter di laut sekitar 142 km di sebelah timur kota.

Beberapa waktu kemudian, gempa berkekuatan 6,7 skala Richter melanda sekitar 130 km di sebelah timur kota dan diikuti oleh serangkaian gempa dengan magnitudo awalnya terukur 7,4, 6,7, dan 6,6.

PTWC Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami

Atas peristiwa tersebut, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) sempat memperingatkan kemungkinan terjadi gelombang tsunami besar akibat gempa ini.

Kementerian Situasi Darurat Rusia juga sempat mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa besar terjadi. Dalam pernyataan resminya, kementerian menyebutkan bahwa potensi gelombang tsunami dapat terjadi pada beberapa gelombang ketinggian.

“Gelombang tsunami dengan ketinggian tidak lebih dari 60 cm kemungkinan mendekati Distrik Kota Aleut, tidak lebih dari 40 cm di Distrik Kota Ust-Kamchatka, dan tidak lebih dari 15 cm di Distrik Petropavlovsk-Kamchatka,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip MPN Indonesia, Senin (21/7).

Meski begitu, pihak kementerian memperingatkan warga di lokasi gempa untuk tidak mencoba pergi ke pantai untuk menyaksikan tsunami.

Namun dalam laporan terbarunya, Al Jazeera menyebut bahwa PTWC pada Minggu (20/7) mengatakan tidak ada lagi bahaya gelombang tsunami di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Deretan Rumah Artis yang Terdampak Banjir Jabodetabek, dari Baim Wong hingga Vilmei

Rekam Jejak Sejarah Gempa Bumi di Kamchatka

Semenanjung Kamchatka merupakan wilayah rawan bencana alam karena terletak di pertemuan lempeng tektonik Pasifik dan Amerika Utara.

Wilayah ini telah mengalami sejumlah gempa bumi besar selama lebih dari satu abad. Sejak tahun 1900, tujuh gempa bumi dengan magnitudo lebih dari 8,3 telah tercatat di kawasan ini.

Sebagai referensi sejarah, pada 4 November 1952, gempa bumi berkekuatan magnitudo 9 mengguncang Kamchatka. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa di wilayah tersebut, gempa tersebut memicu gelombang tsunami setinggi 9,1 meter yang mencapai Hawaii.

(ADN/NID/RAD)

Trending