Internasional
India Berencana Sebar Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan
India tengah mengkaji kebijakan penyebaran buaya dan ular berbisa di sepanjang perbatasan sungai yang berbatasan dengan Bangladesh.
MPN Indonesia 14 April 2026 - Pemerintah India tengah mengkaji kebijakan keamanan tidak biasa dengan merencanakan penyebaran buaya dan ular berbisa di sepanjang perbatasan sungai yang berbatasan dengan Bangladesh.
Dikutip MPN Indonesia dari laporan Independent, rencana ini sedang dibahas oleh Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF).
Diskusi internal mengenai rencana tersebut telah berlangsung sejak awal Februari 2026 dan diperkuat oleh catatan resmi tertanggal 26 Maret yang meminta evaluasi kelayakan operasional.
Pertimbangan Keselamatan
Perwira senior BSF, Manoj Barnwal, menyatakan bahwa langkah ini difokuskan pada wilayah rawan banjir dan jalur air yang berpindah-pindah.
“Kami telah diminta untuk menjajaki kelayakan pengerahan reptil seperti ular atau buaya di celah-celah sungai yang rawan,” kata Barnwal.
“Rencana ini berpusat pada pemanfaatan pencegah alami seperti buaya dan ular di zona rawan banjir, di sepanjang area tanpa pagar di mana pagar tradisional tidak efektif atau tidak memungkinkan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu dipertimbangkan, termasuk dampak terhadap masyarakat sekitar dan ketersediaan satwa yang akan digunakan.
“Ini adalah langkah inovatif, tetapi ada beberapa tantangan dan menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan,” jelas dia.
20% Wilayah Perbatasan India Masih Terbuka
India telah berinvestasi besar dalam pembangunan pagar perbatasan dengan Bangladesh, namun sekitar 20 persen wilayah perbatasan masih terbuka.
Dari total 853 kilometer area yang belum dipagari, sekitar 177 kilometer dinilai tidak cocok untuk konstruksi permanen karena kondisi geografis berupa jalur air yang dinamis serta risiko banjir yang tinggi.
Perbatasan antara India dan Bangladesh membentang lebih dari 4.000 kilometer, dengan sebagian besar area yang tidak berpagar berada di wilayah sungai.
Kondisi ini mendorong pemerintah India untuk mencari alternatif pengamanan yang efektif dan berkelanjutan.
Proposal penyebaran buaya dan ular berbisa dibingkai sebagai “hambatan biologis” atau biological barrier yang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pencegahan penyeberangan ilegal.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
