Connect with us

Internasional

Israel Buka Rute Pengusiran Warga Gaza usai Lancarkan Serangan

Pasukan Israel membuka rute untuk mengusir warga Palestina pasca-serangan ke Kota Gaza, Rabu (17/9).

Logompn

Published

on

Pasukan israel usir warga palestina lewat serangan darat
Israel Buka Rute Pengusiran Warga Gaza usai Lancarkan Serangan | Gambar: Al Jazeera/Hosam Salem

MPN Indonesia 19 September 2025 - Pasukan Israel membuka rute untuk mengusir warga Palestina pasca-serangan ke Kota Gaza, Rabu (17/9).

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan jalur tersebut bersifat sementara dan hanya dibuka selama 48 jam.

“[Israel] mengumumkan pembukaan rute transportasi melalui Jalan Salah Al Din,” kata Juru Bicara IDF, Adraee, dikutip MPN Indonesia dari AFP.

Langkah itu terjadi setelah militer melancarkan operasi darat yang mengerahkan tank dan kendaraan lapis baja kendali jarak jauh berisi bahan peledak pada Selasa (16/9).

Israel Ogah Hentikan Serangan atas Gaza

Juru bicara IDF memberi gambaran durasi operasi yang panjang, menandakan tidak ada batas waktu yang ditetapkan bagi militer Israel untuk menyelesaikan misi di Kota Gaza.

“Kami akan bertindak sampai tujuan perang tercapai. Kami tidak dibatasi oleh waktu,” kata juru bicara IDF Brigjen Effie Defrin kepada wartawan, dikutip MPN Indonesia dari CNN International.

“Kami memperkirakan akan membutuhkan beberapa bulan untuk mengamankan kota dan pusat-pusat gravitasinya, dan bulan-bulan tambahan untuk membersihkan kota sepenuhnya karena infrastruktur yang dalam dan mengakar,” sambung dia.

Kurang dari 24 Jam ada 101 Warga Tewas

Otoritas kesehatan setempat melaporkan peningkatan korban dalam periode singkat. Pada Selasa (16/9), mereka menyatakan 101 warga Palestina tewas di seluruh Gaza dalam kurang dari 24 jam, dengan 86 orang tewas di Gaza utara sejak tengah malam.

Laporan lain menyebutkan arus pengungsian besar-besaran ke arah selatan, dengan keluarga-keluarga yang naik truk membawa barang-barang seadanya.

Video dari jurnalis CNN menunjukkan kursi, bantal, dan barang rumah tangga diikat di atas kendaraan.

Baca Juga:  Konflik dengan AS, Iran Nego ke FIFA agar Piala Dunia Pindah ke Meksiko

Sementara itu, kelompok laki-laki dewasa dan anak laki-laki membantu mendorong mobil yang macet di jalan Al-Rashid yang menghubungkan Gaza dengan permukiman selatan Deir al-Balah.

Seorang pejabat Israel pada Senin (15/9) memperkirakan sekitar 320.000 warga Palestina telah meninggalkan kota.

Israel Dikecam

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tujuan operasi adalah untuk menumpas Hamas dan mengevakuasi penduduk, namun pernyataannya tidak menyebut upaya pembebasan sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

Invasi dan serangkaian serangan itu menuai kecaman internasional. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menilai pemerintah Israel tidak menunjukkan itikad bernegosiasi untuk gencatan senjata.

“Israel bertekad untuk maju sampai akhir dan tidak terbuka terhadap negosiasi serius untuk gencatan senjata, dengan konsekuensi dramatis dari sudut pandang Israel,” kata Guterres.

Selain itu, PBB menyatakan pada Selasa bahwa tindakan Israel atas Gaza merupakan genosida.

(ADN/NID/RAD)

Trending