Connect with us

Internasional

Israel-Suriah Sepakat Gencatan Senjata, Ini Alasannya

Kesepakatan gencatan senjata Israel dan Suriah resmi dicapai, berdasarkan laporan Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki, Jumat (18/7).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 19t151407.940
Israel-Suriah Sepakat Gencatan Senjata, Ini Alasannya | Gambar: Anadolu Agency

MPN Indonesia 20 Juli 2025 - Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Suriah resmi dicapai, berdasarkan laporan Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki, Tom Barrack, Jumat (18/7).

“TEROBOSAN – PM Israel Netanyahu dan Presiden Suriah atas dukungan AS telah menyetujui gencatan senjata yang didukung Turki, Yordania, dan negara-negara tetangga,” cuit Tom Barrack, dikutip MPN Indonesia dari X @USAMBTurkiye.

Awal Mula Kesepakatan Gencatan Senjata

Kesepakatan ini dicapai menyusul konflik berdarah yang menewaskan ratusan orang di kota Sweida, Suriah selatan.

Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, gencatan senjata disetujui usai Israel mengizinkan pasukan Suriah mengakses Swedia meski secara terbatas, yakni hanya dua hari, untuk meredakan konflik itu.

Konflik Sweida sendiri telah memicu perhatian internasional, terutama karena jumlah korban jiwa yang signifikan serta dugaan kejahatan perang.

Pemantau hak asasi manusia memverifikasi sedikitnya 321 orang tewas, sementara data lainnya mencatat total korban tewas mencapai 510 orang akibat perang saudara antara milisi Druze dan kelompok suku Bedouin Arab di wilayah tersebut.

Israel ‘Ikut-ikutan’ Konflik Internal Suriah

Pertempuran pecah di Sweida akibat eskalasi antara kelompok Druze dan Bedouin, memicu intervensi dari pasukan pemerintah Suriah.

Di tengah kekacauan tersebut, Israel melakukan serangan udara ke wilayah Damaskus dan dekat istana kepresidenan Suriah pada Rabu (16/7), menyasar markas besar tentara Suriah.

Serangan ini diklaim Israel sebagai tindakan untuk melindungi kelompok Druze.

Serangan militer Israel tersebut mengundang respons dari Amerika Serikat. Meskipun AS mendukung proses gencatan senjata, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa mereka tidak mendukung serangan udara Israel.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari Kedutaan Besar Israel maupun Konsulat Suriah terkait perkembangan situasi ini.

Baca Juga:  Iran Bantah Serang Bandara Azerbaijan

(ADN//NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending