Internasional
Kapal Feri MV Matui Tenggelam di Vanuatu, 1 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Hilang
Kapal feri MV Matui tenggelam di Vanuatu saat cuaca buruk. Satu orang tewas, lebih dari 30 hilang, dan 15 orang ditemukan selamat.
MPN Indonesia 14 September 2026 - Kapal Feri MV Matui mengalami kecelakaan di perairan Vanuatu saat berlayar dalam cuaca buruk.
MV Matui mengalami insiden tersebut saat melakukan pelayaran antarpulau dari Santo menuju Ambae pada Jumat (11/9).
Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan lebih dari 30 orang masih dinyatakan hilang, sementara 15 penumpang serta awak kapal berhasil ditemukan selamat.
Pemerintah Vanuatu masih melanjutkan operasi pencarian serta membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan doa kepada keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta,” ujar Kantor Perdana Menteri Vanuatu Jotham Napat, dikutip MPN Indonesia dari The Guardian, Senin (14/9).
Kecelakaan Kapal Feri MV Matui Masih dalam Proses Pencarian
Pemerintah Vanuatu menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung setelah kapal feri MV Matui tenggelam di perairan utara negara kepulauan tersebut.
Berdasarkan data pemerintah, lebih dari 40 orang berada di dalam kapal ketika insiden terjadi.
Pemerintah menyebut pencarian di perairan terbuka mulai dikurangi.
Tim penyelamat kemudian mengalihkan fokus ke sepanjang pesisir tenggara karena arus laut diduga membawa korban ke wilayah tersebut.
Operasi pencarian juga mendapat dukungan internasional.
Maritime Rescue Coordination Centre di Kaledonia Baru membantu koordinasi pencarian, sementara pesawat Angkatan Bersenjata Prancis dikerahkan untuk melakukan pencarian dari udara.
Pusat koordinasi tersebut melaporkan sebanyak 12 orang berhasil ditemukan pada Minggu pagi dalam rangkaian operasi penyelamatan yang masih berlangsung.
Dugaan Penyebab Kecelakaan Kapal
Di tengah proses pencarian, pemerintah mulai melakukan penyelidikan terhadap penyebab tenggelamnya kapal.
Pemerintah menyebut dugaan awal mengarah pada kondisi cuaca buruk yang disertai angin kencang. Selain itu, terdapat dugaan peringatan maritim tidak diindahkan saat kapal berlayar.
“Insiden ini tampaknya merupakan akibat dari angin kencang dan peringatan maritim yang tidak diindahkan, serta kemungkinan kelalaian, termasuk kelebihan muatan kapal,” ujarnya dalam pernyataan pemerintah Vanuatu.
Selain faktor cuaca, pemerintah juga menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian operasional, termasuk dugaan kapal membawa muatan melebihi kapasitas.
“Mengabaikan peringatan maritim yang kuat menempatkan nyawa dalam risiko,” ujarnya dalam pernyataan Kantor Perdana Menteri juga menyampaikan.
Pemerintah turut mengingatkan para pemilik kapal agar memastikan armada berada dalam kondisi laik laut, memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai, serta didukung sistem komunikasi yang berfungsi dengan baik.
Selain operasi penyelamatan, pemerintah Vanuatu memastikan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
