Connect with us

Internasional

Kebakaran Hutan Landa Australia, Area Seluas 74 Ribu Hektare Ludes Terbakar

Kebakaran besar di Taman Nasional Grampians, Victoria, Australia, telah membakar lahan seluas 74.000 hektare. Tim pemadam terus berupaya mengendalikan api.

Logompn

Published

on

Kebakaran Hutan Landa Australia, Area Seluas 74 Ribu Hektare Ludes Terbakar
Kebakaran Hutan Landa Australia, Area Seluas 74 Ribu Hektare Ludes Terbakar. Gambar: Dok. AFP/HANDOUT

MPN Indonesia 28 Desember 2024 - Kebakaran hutan yang melanda Australia terus meluas, terutama di negara bagian Victoria.

Hingga Jumat (27/12), kebakaran terbesar di Taman Nasional Grampians telah menghanguskan sekitar 74.000 hektare lahan, setara dengan luas wilayah Singapura.

Kebakaran ini dipicu oleh gelombang panas ekstrem dan angin kencang yang meningkatkan risiko api dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi Kebakaran di Victoria

Negara bagian Victoria, yang merupakan wilayah terpadat kedua di Australia, menghadapi salah satu kebakaran hutan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Suhu yang mencapai 37 derajat Celsius ditambah angin kencang membuat situasi semakin sulit dikendalikan.

Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan kepada warga untuk bersiap menghadapi potensi kebakaran yang lebih besar.

Deputi Perdana Menteri Victoria, Ben Carroll, menyatakan bahwa kebakaran hutan yang terjadi dapat membahayakan hingga Sabtu (28/12).

Sementara itu, Komisaris Manajemen Darurat Rick Nugent melaporkan bahwa meskipun belum ada laporan kerusakan rumah, banyak properti yang terancam oleh api.

“Pemadam kebakaran terus melakukan segala upaya untuk melindungi nyawa dan properti,” ujar Nugent, Kamis (26/12).

Upaya Pengendalian dan Evakuasi

Tim pemadam kebakaran yang didukung personel dari negara bagian lain terus berupaya mengendalikan kobaran api.

Sekitar 100 personel tambahan dikerahkan untuk memperkuat tim di Victoria.

Selain itu, beberapa pesawat pemadam kebakaran, termasuk pengebom air, digunakan guna mempercepat proses pemadaman.

Kebakaran hutan di Grampians memiliki perimeter lebih dari 360 kilometer, menjadikannya tantangan besar bagi tim pemadam.

Juru bicara Pusat Kendali Negara Bagian, Luke Hegarty, menjelaskan bahwa petugas harus memeriksa area yang luas dengan berbagai cara, seperti berjalan kaki, menggunakan kendaraan, atau memanfaatkan pesawat.

Baca Juga:  Bus Pariwisata Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, Angkut 58 Anak TK

“Kami bekerja keras untuk memastikan semua titik api dapat dipadamkan,” ungkap Hegarty.

Kota kecil Mafeking, yang berjarak sekitar 240 kilometer di sebelah barat Melbourne, menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.

Pemadam kebakaran mengeluarkan peringatan darurat kepada warga setempat, mendesak mereka untuk berlindung karena evakuasi dianggap sudah tidak memungkinkan.

“Anda dalam bahaya dan harus segera bertindak untuk selamat,” demikian isi peringatan tersebut.

Dampak Kebakaran

Meski intensitas kebakaran mulai menurun di beberapa wilayah, dampaknya tetap signifikan.

Puluhan komunitas pedesaan di wilayah timur Victoria harus dievakuasi.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan rumah, namun risiko kebakaran tetap tinggi, terutama di negara bagian South Australia dan New South Wales yang juga dilanda gelombang panas ekstrem.

Kebakaran ini dibandingkan dengan insiden Black Summer 2019-2020, yang menghanguskan lebih dari 104.000 kilometer persegi lahan dan menewaskan 33 orang.

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending