Internasional
Kopral Rico, Prajurit TNI yang sempat Dirawat Imbas Serangan Israel Gugur
Kopral Rico Pramudia, prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL, meninggal dunia pada Jumat (24/4) waktu setempat.
MPN Indonesia 25 April 2026 - Kopral Rico Pramudia, prajurit TNI yang tergabung dalam misi Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL), meninggal dunia pada Jumat (24/4) waktu setempat.
Kopral Rico gugur setelah hampir sebulan menjalani perawatan intensif di Beirut akibat luka berat yang dideritanya dalam serangan artileri di Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada 29 Maret lalu.
“UNIFIL menyesalkan wafatnya Kopral Rico Pramudia hari ini, yang terluka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret,” demikian keterangan UNIFIL, dikutip MPN Indonesia dari akun X @UNIFIL_, Sabtu (25/4).
Setelah kejadian penyerangan, Rico sempat dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut.
Empat TNI Gugur
Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan Rico Pramudia mengalami luka berat. Dalam kejadian yang sama, Praka Farizal Rhomadhon gugur di lokasi.
Keduanya merupakan bagian dari Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Selain itu, dua prajurit lainnya, yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL.
Sehari setelah insiden tersebut, pada 30 Maret 2026, PBB kembali mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan.
Dua prajurit tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Dalam peristiwa itu, dua personel lainnya juga dilaporkan mengalami luka.
Dengan demikian, total empat personel TNI dilaporkan gugur dalam rangkaian eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.
UNIFIL Kecam Serangan atas Pasukan Perdamaian
UNIFIL menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
“Kami menuntut dari semua pihak agar mereka menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB setiap saat,” ujarnya.
UNIFIL juga menegaskan bahwa serangan tersebut adalah pelanggaran berat terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Pernyataan Kemlu RI
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI turut menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico.
“Pemerintah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit Indonesia dalam misi perdamaian UNIFIL, yang mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI, Jumat (24/4).
Lebih lanjut, Kemlu menyatakan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran berat hukum internasional.
“Indonesia kembali mengutuk keras serangan Israel yang menyebabkan gugurnya peacekeeper Indonesia,” ujarnya.
“Serangan terhadap personel pemelihara perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” sambungnya.
Pemerintah Indonesia juga terus mendesak PBB untuk melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna memastikan pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
