Connect with us

Internasional

PM Israel Netanyahu Resmi Pecat Kepala Intelijen Shin Bet

PM Israel Benjamin Netanyahu memecat Kepala Intelijen Shin Bet, Ronen Bar, di tengah ketegangan politik dan penyelidikan ‘Qatargate’.

Logompn

Published

on

Pm israel netanyahu resmi pecat kepala intelijen shin bet
Benjamin Netanyahu memecat Kepala Intelijen Shin Bet, Ronen Bar, di tengah ketegangan politik. Gambar : REUTERS/Abir Sultan

MPN Indonesia 21 Maret 2025 - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara resmi memecat Kepala Intelijen Shin Bet, Ronen Bar, setelah hubungan keduanya memburuk sejak sebelum serangan Hamas pada (7/10/2023). 

Keputusan ini diambil oleh kabinet Netanyahu pada Jumat dini hari (21/3), dengan pemecatan efektif berlaku mulai (10/4), meskipun bisa dipercepat jika pengganti tetap telah ditunjuk sebelumnya.

Keputusan ini menandai pertama kalinya dalam sejarah Israel seorang kepala badan intelijen dalam negeri dipecat secara langsung oleh pemerintah. 

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia yang dilansir dari AFP dan menurut pernyataan resmi kantor perdana menteri, pemecatan Bar dilatarbelakangi oleh “kurangnya kepercayaan yang berkelanjutan”. 

Benjamin Netanyahu menyatakan Bar tidak lagi cocok memimpin Shin Bet dan menyebutnya “terlalu lunak” serta “bukan orang yang tepat untuk merehabilitasi organisasi”.

Ketegangan Panjang antara Netanyahu dan Bar

Ronen Bar diangkat sebagai kepala intelijen Shin Bet pada Oktober 2021 oleh pemerintahan yang berkuasa saat Netanyahu tidak menjabat, dengan masa jabatan selama lima tahun.

Namun, relasi antara keduanya sudah mulai menegang sebelum pecahnya perang di Gaza akibat serangan Hamas pada (7/10/2023). 

Ketegangan meningkat setelah laporan internal Shin Bet dirilis pada (4/3), yang mengakui kegagalan institusi tersebut dalam mencegah serangan Hamas. 

Laporan itu juga menyebut bahwa “kebijakan diam-diam telah memungkinkan Hamas melakukan peningkatan militer besar-besaran”.

Bar sebelumnya telah mengindikasikan niat untuk mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir, menyatakan bertanggung jawab atas kegagalan lembaganya. 

Namun, pemecatan justru dipercepat oleh Netanyahu di tengah penyelidikan sensitif yang sedang dilakukan Shin Bet.

Baca Juga:  Trump dan Xi Jinping Bertemu di Gedung Putih, Ini yang Dibahas

Kontroversi Pemecatan dan Dampaknya pada Politik Internasional

Bar tidak menghadiri rapat kabinet yang membahas pemecatannya. Dalam surat kepada kabinet, ia menyebut alasan pemecatan sebagai “klaim tidak berdasar yang menutupi motif lain yang tidak sah”, serta memperingatkan bahwa langkah Netanyahu dapat melemahkan Israel secara internal maupun terhadap musuh eksternal.

Pemecatan ini juga dikaitkan dengan penyelidikan bernama “Qatargate“, yakni dugaan keterlibatan Qatar dalam proses pengambilan keputusan di Kantor Perdana Menteri. Bar menyatakan bahwa penyelesaian investigasi ini merupakan “kewajiban publik tertinggi”.

Menurut Bar, pemecatannya di tengah penyelidikan menimbulkan konflik kepentingan pribadi dan institusional yang serius, dan berpotensi membahayakan keamanan nasional.

Bar juga mengkritik keputusan Netanyahu untuk mengeluarkannya dari negosiasi pembebasan sandera, yang menurutnya justru merugikan proses tersebut. Ia menilai keputusan untuk memecatnya dilakukan tanpa proses hukum yang sesuai, dan meminta agar investigasi atas kegagalan 7 Oktober dilakukan melalui komisi negara.

Reaksi Publik dan Pemerintah terhadap Pemecatan

Pemecatan Ronen Bar memicu gelombang protes besar di berbagai kota Israel. Ribuan demonstran turun ke jalan, termasuk di depan kantor Netanyahu di Yerusalem, dengan sebagian dari mereka memblokir akses ke kantor perdana menteri. 

Bentrokan dengan polisi terjadi, termasuk penggunaan meriam air dan pemecahan kaca mobil demonstran.

Pemecatan juga ditentang oleh Jaksa Agung Gali Baharav-Miara, yang sebelumnya memperingatkan Netanyahu bahwa keputusan tersebut membutuhkan tinjauan hukum dan faktual yang mendalam. 

Pemerintah tetap melanjutkan pemungutan suara, dan kini rencana untuk mengganti jaksa agung juga sedang dipertimbangkan.

Di sisi oposisi, sejumlah tokoh mengecam langkah ini. Benny Gantz menyebutnya sebagai “tanda kehinaan” bagi seluruh menteri yang menyetujuinya. Yair Lapid menuduh Netanyahu memecat Bar untuk menghentikan penyelidikan “Qatargate“. 

Baca Juga:  Negoisasi Soal Tarif Trump, Prabowo Utus Tiga Menteri Senior

Sementara itu, Avigdor Liberman menyebut tindakan Netanyahu sebagai bentuk pengalihan tanggung jawab dari kegagalan pada 7 Oktober.

Survei Channel 12 menunjukkan bahwa 51% warga Israel menolak pemecatan Bar, sementara hanya 32% yang mendukung. 

Lebih jauh, 46% responden menyatakan lebih mempercayai Ronen Bar dibanding Benjamin Netanyahu, menandai ketidakpercayaan publik terhadap keputusan ini di tengah ketegangan politik internasional yang semakin meningkat.

Proses Penggantian Kepala Intelijen Shin Bet

Hingga saat ini, pengganti tetap untuk posisi kepala intelijen Shin Bet belum diumumkan. Namun, beberapa nama calon telah muncul, termasuk mantan wakil kepala Shin Bet dengan inisial “Mem”, serta “Resh” dan mantan pejabat senior, Shalom Ben Hanan. 

Pemerintah menargetkan proses transisi selesai sebelum batas akhir (10/4).

(ADN/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga9 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita28 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita35 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending