Connect with us

Internasional

PM Israel Netanyahu Tutup Kamera HP pakai Selotip, Ada Apa?

Aksi Benjamin Netanyahu menutup kamera ponsel dengan selotip merah di Knesset memicu perhatian publik.

Logompn

Published

on

PM Israel Netanyahu Tutup Kamera HP pakai Selotip, Ada Apa
PM Israel, Benjamin Netanyahu. Gambar: Dok. Al Jazeera

MPN Indonesia 2 Februari 2026 - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menutup lensa kamera smartphone miliknya dengan selotip merah di area parkir bawah tanah Parlemen Israel (Knesset), Yerusalem.

Aksi tersebut terlihat dalam sejumlah foto yang viral di media sosial dan menarik perhatian publik.

Peristiwa itu melibatkan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, yang terekam berdiri di samping sebuah mobil hitam sambil berbicara melalui smartphone.

Dikutip MPN Indonesia dari Hypefresh, foto-foto tersebut diambil di kawasan parkir bawah tanah Knesset, Yerusalem, dan mulai beredar luas di media sosial pada akhir Januari 2026.

Perhatian publik tertuju pada bagian belakang ponsel Netanyahu, di mana kamera dan sensor terlihat tertutup selotip merah tebal.

Aksi menutup kamera smartphone tersebut memunculkan beragam spekulasi, termasuk dugaan kekhawatiran terhadap peretasan dan kebocoran data.

Prosedur Keamanan

Sejumlah laporan media serta pernyataan pejabat keamanan Israel menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan standar yang diterapkan di lingkungan pemerintahan dengan tingkat keamanan tinggi, bukan indikasi adanya peretasan yang sedang berlangsung.

Media Amerika Serikat Hypefresh melaporkan bahwa selotip merah yang terlihat menutup kamera ponsel Netanyahu bukan sekadar penutup biasa, melainkan segel pengaman yang lazim digunakan di area dengan protokol keamanan ketat.

Segel tersebut berfungsi mencegah pengambilan gambar atau perekaman informasi sensitif, baik secara sengaja maupun tidak, mengingat penggunaan smartphone di lingkungan pemerintahan Israel diatur secara ketat.

Media Clash Report juga menilai tindakan tersebut sebagai langkah pencegahan keamanan.

Dalam laporannya disebutkan bahwa ini kemungkinan merupakan prosedur standar untuk mencegah aktivitas mata-mata atau perekaman di lokasi yang menyimpan informasi sensitif.

Baca Juga:  Dubes Palestina Nangis di PBB, Bahas Kepedihan Anak-Anak Gaza karena Ulah Israel

Di sejumlah zona terbatas di Knesset, aktivitas pengambilan foto memang dilarang karena potensi risiko kebocoran data melalui kamera, mikrofon, dan sensor lain pada ponsel pintar.

Sejalan dengan itu, pejabat keamanan Israel menegaskan bahwa penutup kamera pada smartphone Benjamin Netanyahu bukan merupakan indikasi keberhasilan peretasan.

Dikutip MPN Indonesia dari Palestine Chronicle, kebijakan baru telah diterapkan terhadap semua ponsel yang dibawa ke dalam gedung Kantor Perdana Menteri, termasuk milik menteri kabinet dan para penasihat.

Menghindari Spionase

Kebijakan tersebut bertujuan mencegah pengambilan gambar tanpa izin maupun pengawasan jarak jauh melalui kamera ponsel.

Surat kabar Israel Maariv melaporkan bahwa penggunaan selotip pada kamera ponsel tidak dimaksudkan untuk membatasi aktivitas fotografi di zona militer, melainkan mencegah aktivasi kamera secara diam-diam oleh perangkat lunak berbahaya.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan smartphone digunakan sebagai alat spionase yang dapat merekam pertemuan tertutup, dokumen penting, atau lokasi strategis, lalu mengirimkannya ke pihak lain tanpa sepengetahuan pemilik perangkat.

Isu tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap aktivitas kelompok peretas Iran Handala.

Pada awal Januari 2026, kelompok tersebut mengklaim telah membobol ponsel mantan Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked dan menyebarkan sejumlah foto pribadinya.

Beberapa pekan sebelumnya, Handala juga mengaku berhasil mengakses ponsel kepala staf Netanyahu, Tzachi Braverman, serta akun Telegram mantan Perdana Menteri Naftali Bennett.

Dalam konteks ancaman siber modern, penutupan kamera smartphone dengan stiker atau selotip fisik dipandang sebagai metode konvensional untuk menghadapi risiko spyware jarak jauh, termasuk serangan zero-click yang memungkinkan kamera dan mikrofon diaktifkan tanpa interaksi pengguna.

Sejumlah pakar keamanan menilai penutup fisik masih digunakan sebagai langkah pencegahan untuk membatasi perekaman visual apabila sistem perangkat lunak berhasil ditembus.

Baca Juga:  Review Vivo Y21t: Smartphone Terjangkau dengan Spesifikasi Menjanjikan

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending