Connect with us

Internasional

Ratusan Warga AS Demo Trump, Protes soal Serangan Udara di Iran

Ratusan warga AS melakukan aksi protes di berbagai kota, menentang serangan udara yang dilakukan AS terhadap Iran.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 24t094106.826
Ratusan Warga AS Demo Trump, Protes soal Serangan Udara di Iran | Gambar: AP Photo

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Ratusan warga Amerika Serikat (AS) melakukan aksi protes di berbagai kota, menentang serangan udara yang dilakukan AS terhadap fasilitas nuklir Iran, Minggu (22/6).

Para demonstran mengecam langkah Presiden Donald Trump yang memerintahkan serangan udara dan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kejahatan perang.

Dikutip MPN Indonesia dari AP News, para demonstran di New York berkumpul di Times Square sambil membawa spanduk bertuliskan “STOP THE WAR ON IRAN” dan “TRUMP IS A WAR CRIMINAL”.

Seorang pengunjuk rasa terlihat mengibarkan bendera Amerika Serikat terbalik sebagai simbol perlawanan.

Di Los Angeles, para demonstran anti-perang menggelar aksi di depan Wilshire Federal Building, sementara sejumlah Marinir AS berjaga di lokasi tersebut.

Respons Masyarakat AS Terbagi Dua

Protes yang berlangsung di beberapa kota ini memperlihatkan perpecahan pendapat di kalangan masyarakat AS.

Layton Tallwhiteman, seorang warga Billings, Montana, mengungkapkan kekhawatirannya atas keputusan Trump yang dinilainya mirip dengan kebijakan era George W. Bush saat menginvasi Irak.

“Ide mereka adalah menghilangkan ancaman. Seperti yang Bush katakan di Irak, ‘Kami akan menghilangkan ancaman. Kami akan menemukan senjata pemusnah massal dan menghilangkannya.’ Apakah itu berhasil seperti yang direncanakan? Tidak, jelas tidak,” kata Tallwhiteman.

Di sisi lain, beberapa warga justru mendukung langkah Trump. Di Missouri, pensiunan veteran Angkatan Udara Ken Slabaugh menyatakan dukungannya penuh terhadap serangan udara tersebut.

“Ini harus dilakukan,” ujar Slabaugh.

Ia menilai Iran tidak dapat dipercaya dan tidak boleh dibiarkan mengembangkan senjata nuklir.

“Saya bangga pada mereka yang melakukan pekerjaan itu. Tidak ada negara lain di dunia yang bisa melakukannya seperti kita,” tegasnya.

Baca Juga:  Israel Serang Ibu Kota Yaman, 35 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Luka-Luka

Di tengah aksi protes di New York, sekelompok kecil pendukung Trump juga hadir dengan membawa bendera pro-Trump dan Israel.

Mereka berusaha menyaingi suara demonstran anti-perang dengan menggunakan klakson udara.

Nancy Myer, salah satu pendukung Trump, mengatakan, “Saya rasa ini adalah hal terbaik yang bisa dilakukan Trump. Ini seharusnya sudah dilakukan 40 tahun lalu.”

Warga AS Takut Serangan Meluas

Sejumlah warga juga menyuarakan kekhawatiran bahwa serangan ini dapat membawa AS ke dalam konflik yang lebih dalam.

Andrew Williams, seorang warga Delaware, terkejut dengan waktu pelaksanaan serangan tersebut mengingat banyak pihak di Partai Republik yang menentang keterlibatan AS dalam perang antara Israel dan Iran.

“Jika kita bisa menghentikan itu, itu adalah sesuatu yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kent Berame dari Florida mengkritik keputusan Trump yang melakukan serangan tanpa persetujuan eksplisit dari Kongres.

Ia menilai dukungan AS terhadap Israel dalam serangan terhadap Iran justru meningkatkan risiko bagi pasukan AS di wilayah tersebut.

“Ada kekhawatiran bahwa kita menempatkan pasukan dalam bahaya,” kata Berame.

Ia juga menyampaikan kekhawatiran atas potensi balasan terhadap pangkalan militer AS di luar negeri.

(ADN/NID/RAD)

Trending