Connect with us

Internasional

Roket Jeff Bezos Meledak saat Uji Coba di Florida Amerika Serikat

Roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat uji pembakaran statis di Florida. Jeff Bezos memastikan seluruh personel selamat dan investigasi masih berlangsung.

Logompn

Published

on

Roket Jeff Bezos Meledak saat Uji Coba di Florida Amerika Serikat
Roket Jeff Bezos Meledak saat Uji Coba di Florida Amerika Serikat. Gambar: Reuters

MPN Indonesia 30 Mei 2026 - Roket New Glenn milik Blue Origin yang didirikan Jeff Bezos meledak saat menjalani uji pembakaran statis (hotfire test) di Launch Complex 36, Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat, pada Kamis (28/5).

Insiden terjadi ketika roket setinggi sekitar 98 meter itu tengah menjalani pengujian mesin di landasan peluncuran menjelang rencana misi peluncuran satelit internet Amazon.

Blue Origin juga menyampaikan pernyataan resmi terkait ledakan roket tersebut.

“Kami mengalami anomali selama pengujian hotfire di Launch Complex 36. Semua personel telah dihitung dan aman. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Satelit muatan tidak berada di roket saat kejadian,” tulis Blue Origin, dikutip MPN Indonesia melalui akun X @blueorigin pada Sabtu (30/5).

Kronologi Ledakan dan Dampaknya

Ledakan New Glenn terjadi saat tahap uji penyalaan mesin (hotfire test) ketika roket masih berada di landasan peluncuran.

Video yang diunggah kanal YouTube NASASpaceflight memperlihatkan roket mulai menyala sekitar pukul 21.00 waktu setempat sebelum meledak dan memunculkan bola api besar.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api dan asap hitam menyelimuti area peluncuran di Cape Canaveral, Florida.

Berdasarkan laporan WOGX/Fox 35, dentuman ledakan terdengar hingga beberapa kilometer dari lokasi, sementara warga di Cape Canaveral dan Cocoa Beach mengaku mendengar suara keras serta merasakan getaran yang bahkan membuat sejumlah rumah berguncang.

Cahaya dari ledakan juga membuat sebagian langit Florida timur tampak berwarna oranye.

Tim darurat berada di lokasi lebih dari satu jam setelah kejadian, namun pejabat setempat memastikan tidak ada ancaman dari asap maupun potensi bahaya lainnya.

Baca Juga:  Trump Larang Warga dari 12 Negara Ini Masuk AS

Jeff Bezos memastikan seluruh personel dalam kondisi selamat setelah insiden roket tersebut.

“Seluruh personel telah dipastikan keberadaannya dan dalam keadaan aman. Masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab utamanya, tetapi kami sudah bekerja untuk menemukannya,” tulis Bezos melalui akun X @JeffBezos pada Jumat (29/5).

“Ini hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun kembali dan kembali terbang. Semua ini layak diperjuangkan,” ungkapnya.

Pejabat Cape Canaveral Space Force Station juga menegaskan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengonfirmasi bahwa New Glenn mengalami anomali selama uji pembakaran statis dan menyatakan pengujian tersebut tidak termasuk dalam cakupan kegiatan yang dilisensikan FAA serta tidak berdampak pada lalu lintas udara.

Respons US Space Force dan NASA

Menanggapi insiden itu, US Space Force menyatakan bahwa pengujian sistem dan teknologi yang masih dalam tahap pengembangan memang memiliki risiko bawaan, termasuk kemungkinan terjadinya anomali selama proses pengujian.

Sementara itu, Eastern Range masih berkoordinasi dengan Blue Origin dan para mitranya untuk menyelidiki penyebab pasti anomali tersebut.

Administrator NASA Jared Isaacman turut menanggapi insiden tersebut melalui X.

“Penerbangan luar angkasa tidak mengenal ampun, dan mengembangkan kemampuan peluncuran muatan berat baru sangatlah sulit,” ungkapnya.

“Kami akan bekerja sama dengan mitra untuk mendukung penyelidikan menyeluruh atas anomali ini dan menilai dampak misi jangka pendek,” tambahnya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending