Internasional
AS Berencana Cetak Uang Kertas 250 Dolar Gambar Donald Trump
Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan kemungkinan pencetakan uang kertas pecahan US$250 yang menampilkan wajah Presiden Donald Trump.
MPN Indonesia 31 Mei 2026 - Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan kemungkinan pencetakan uang kertas pecahan US$250 yang menampilkan wajah Presiden Donald Trump.
Rencana tersebut mencuat setelah adanya rancangan undang-undang yang diajukan untuk mengubah ketentuan hukum federal yang selama ini melarang pencetakan mata uang AS bergambar orang masih hidup.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan persiapan telah dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan perubahan regulasi tersebut.
“Saat ini, ada rancangan undang-undang – di depan DPR, di depan Senat – untuk mengubah persyaratan sehingga seseorang yang masih hidup, Donald J Trump, dapat berada di uang kertas US$250,” katanya, Kamis (28/5), dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera.
Seorang juru bicara Departemen Keuangan juga menyampaikan kepada BBC bahwa lembaganya “sedang melakukan perencanaan yang sesuai dan uji tuntas” sebagai respons atas usulan rancangan UU tersebut.
Tunggu Persetujuan Kongres
Scott Bessent menegaskan langkah perubahan ini “sepenuhnya berada di tangan” Kongres.
“Saya rasa tidak ada yang aneh dengan adanya presiden Amerika Serikat, orang yang menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, dalam rancangan undang-undang peringatan 250 tahun tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, langkah menciptakan pecahan US$250 berpotensi bertentangan dengan undang-undang federal lain yang mengatur denominasi mata uang yang dapat diproduksi.
Desain Uang Belum Dipublikasikan
Konsep artistik untuk uang kertas US$250 hingga saat ini belum dirilis ke publik.
Namun, sebuah contoh desain yang diperoleh The Washington Post menampilkan tulisan “America 250 anniversary”, merujuk pada Deklarasi Kemerdekaan AS pada 4 Juli 1776.
Proses pengembangan uang kertas baru biasanya memakan waktu bertahun-tahun dan melibatkan berbagai lembaga, termasuk Federal Reserve Board dan US Secret Service.
Dikritik Senator AS
Rencana pencetakan uang kertas bergambar Donald Trump memicu tanggapan dari sejumlah anggota parlemen.
Senator AS Mark Warner, yang merupakan anggota Komite Perbankan Senat dari Partai Demokrat, mengkritik rencana tersebut.
“Ketika warga Amerika susah payah menghadapi kenaikan harga bensin, bahan makanan, perumahan, dan perawatan kesehatan, prioritas Presiden Trump untuk penggunaan dana pembayar pajak tidak menyentuh tantangan yang dihadapi keluarga setiap hari,” ujarnya.
“Jika Gedung Putih ini mengerahkan setidaknya setengah dari energi yang sama untuk menurunkan biaya seperti yang dilakukannya untuk memicu ego presiden, keluarga Amerika tidak akan membutuhkan uang kertas US$250 baru itu hanya untuk mengisi tangki bensin mereka,” sambung dia.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
