Internasional
Sejoli di AS Nekat Panjat Puncak Gedung 443 Meter untuk Lamaran dan Buat Konten, Berujung Diringkus Polisi
Pasangan Rusia ditangkap polisi setelah memanjat antena Empire State Building tanpa izin untuk lamaran.
MPN Indonesia 3 Juli 2026 - Sepasang kekasih asal Rusia ditangkap oleh polisi di New York, Amerika Serikat, setelah nekat memanjat hingga puncak antena Empire State Building setinggi sekitar 1.454 kaki atau 443 meter pada Rabu (1/7) untuk lamaran.
Aksi tersebut dilakukan oleh Ivan Kuznetsov (32) dan Angelina Nikolau (33), yang dikenal sebagai “rooftoppers”, dengan cara memanjat struktur gedung tanpa izin dan tanpa pengaman.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 siang waktu setempat dan memicu respons aparat kepolisian serta penutupan sementara area di bawah gedung.
Kronologi Aksi
Pasangan tersebut berhasil mencapai bagian atas menara transmisi di Empire State Building, yang merupakan area terbatas dan tidak terbuka untuk umum.
Struktur tersebut digunakan untuk siaran radio dan televisi serta dilengkapi berbagai perangkat teknis bertegangan tinggi.
Rekaman udara menunjukkan keduanya berdiri di tepian sempit tanpa alat pengaman, kemudian membentangkan spanduk di ketinggian ekstrem.
“When the power of love beats the love of power, the world knows peace (Ketika kekuatan cinta mengalahkan cinta akan kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian),” tulis spanduk tersebut, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @angela_nikolau pada Jumat (2/7).
Dalam rekaman video, pasangan tersebut terlihat mengenakan pakaian hitam dan masker saat berada di puncak Empire State Building.
Setelah membentangkan spanduk, mereka turun melalui struktur logam antena menuju area yang lebih lebar.
Salah satu dari mereka terlihat berlutut dan diduga melamar pasangannya sebelum keduanya berpelukan, berciuman, dan mengambil foto selfie.
Respons Aparat
Polisi New York merespons laporan tersebut dengan mengerahkan Unit Layanan Darurat, serta sebuah helikopter ke lokasi.
Selama proses penanganan, sejumlah langkah dilakukan oleh pihak berwenang, yakni penutupan jalan di sekitar lokasi kejadian, pengosongan dek observasi dari pengunjung, dan pengiriman tim khusus untuk mengamankan pelaku
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan penindakan.
“Kalian tidak boleh berada di sini,” ujar seorang petugas sebelum akhirnya menangkap keduanya, dikutip MPN Indonesia melalui AP News pada Jumat (3/7).
“Kami sudah bertunangan,” ujar mereka.
Identitas Pelaku dan Riwayat Aksi Serupa
Polisi mengidentifikasi kedua pelaku sebagai Ivan Kuznetsov dan Angelina Nikolau.
Keduanya diketahui tinggal di East Orange, New Jersey, dan memiliki reputasi sebagai pendaki gedung ekstrem yang kerap mendokumentasikan aksi mereka di berbagai negara.
Mereka juga menjadi subjek film dokumenter Netflix tahun 2024 berjudul Skywalkers: A Love Story, yang menampilkan aktivitas mereka memanjat gedung tinggi tanpa izin.
Dalam dokumenter tersebut, pasangan ini terlihat melakukan aksi serupa di sejumlah bangunan tinggi dunia, termasuk gedung Goldin Finance 117 di Tianjin, Tiongkok (596 meter) dan gedung Merdeka 118 di Kuala Lumpur, Malaysia (679 meter).
Akses Menuju Puncak Gedung
Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki bagaimana pasangan tersebut dapat mencapai puncak Empire State Building.
Berdasarkan laporan awal penegak hukum, keduanya diduga masuk melalui lubang di lantai 103, yang merupakan area pemeliharaan dan tidak terbuka untuk publik.
Lantai tersebut biasanya digunakan untuk perawatan menara air dan memiliki akses terbatas.
Dugaan ini menguatkan indikasi bahwa pasangan tersebut melewati sistem keamanan gedung sebelum melakukan pendakian.
Setelah diamankan, kedua pelaku menghadapi sejumlah dakwaan dari kepolisian atas sejumlah tuduhan, di antaranya pencurian, membahayakan keselamatan, perusakan properti, pelanggaran masuk tanpa izin, dan perilaku tidak tertib.
Pernyataan Manajemen Gedung
Aksi tersebut dinilai berisiko tinggi karena lokasi yang dipanjat merupakan pusat transmisi dengan paparan energi listrik dan radiasi frekuensi radio.
“Ada banyak bahaya di luar sana,” ujar Mantan kepala teknisi penyiaran CBS New York, John Cleary, dikutip MPN Indonesia melalui Time.
Selain risiko teknis, kondisi fisik di ketinggian tersebut juga ekstrem, termasuk angin kencang dan ruang pijakan sempit yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Pihak manajemen Empire State Building menyatakan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi pengunjung maupun penyewa gedung.
“Perlu ditekankan bahwa Empire State Building Observation Deck, di puncak ‘Gedung Paling Terkenal di Dunia’ di pusat Kota New York, memang menawarkan cara praktis untuk lamaran pernikahan yang paling berkesan,” tulis pihak manajemen, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @empirestatebldg.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
