Connect with us

Internasional

Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran, Blokade Kapal Tetap Berlanjut

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (21/4) waktu setempat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran.

Logompn

Published

on

Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS Iran, Blokade Kapal Tetap Berlanjut
Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran, Blokade Kapal Tetap Berlanjut. Gambar: The New York Times

MPN Indonesia 22 April 2026 - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (21/4) waktu setempat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran.

Pengumuman itu disampaikan Trump hanya beberapa jam sebelum masa gencatan sebelumnya berakhir.

Meski memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu, Trump menegaskan blokade laut terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran tetap dilanjutkan oleh militer AS.

“Atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami telah diminta untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,” kata Trump, dikutip MPN Indonesia dari CNBC, Rabu (22/4).

“Oleh karena itu akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan dengan satu atau lain cara,” sambungnya.

Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pertama kali diberlakukan pada 7 April dan semula dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).

Trump menyatakan perpanjangan kali ini tidak memiliki batas waktu dan akan berlaku hingga Iran menyerahkan proposal resmi serta pembicaraan diselesaikan.

PM Pakistan Apresiasi Langkah AS

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut.

“Saya sangat berharap kedua belah pihak akan terus mematuhi gencatan senjata dan dapat menyimpulkan ‘kesepakatan perdamaian’ yang komprehensif selama putaran kedua pembicaraan yang dijadwalkan di Islamabad untuk mengakhiri konflik secara permanen,” kata Sharif dalam unggahan di X.

Namun, hingga saat ini Iran belum mengonfirmasi kehadiran dalam putaran kedua pembicaraan.

Kantor berita pemerintah Iran, Tasnim, melaporkan para negosiator Teheran telah memberi tahu rekan mereka dari AS melalui perantara di Pakistan bahwa mereka tidak akan hadir.

Baca Juga:  Penembakan di Gereja AS Tewaskan 2 Orang, Polisi Tembak Mati Pelaku

“Iran akhirnya mengumumkan hari ini bahwa dalam keadaan seperti ini, menghadiri negosiasi adalah buang-buang waktu karena AS mencegah tercapainya kesepakatan yang sesuai,” lapor Tasnim.

Ketegangan di Selat Hormuz

Meski gencatan senjata diperpanjang, Trump menegaskan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran dan wilayah di sekitar Selat Hormuz tetap diberlakukan.

Angkatan Laut AS sebelumnya menyita sebuah kapal Iran di Teluk Oman setelah kapal itu mencoba melewati blokade.

Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam suratnya menyatakan negaranya “dengan tegas menolak dan mengutuk” tindakan AS.

“Ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata, dan tindakan agresi yang ditandai dengan ciri-ciri pembajakan,” tulis misi Iran untuk PBB, yang membagikan surat tersebut di X, dikutip MPN Indonesia dari Time.

(ADN/NID/RAD)

Trending