Connect with us

Internasional

Viral! Cuaca Ekstrem di Makkah Sebabkan Pusaran Angin Mirip Tornado

Hujan deras, angin kencang 60 km/jam, dan gelombang tinggi melanda Makkah. Pemerintah Arab Saudi mengimbau jamaah haji untuk waspada.

Pexels photo

Published

on

Viral! Cuaca Ekstrem di Makkah Sebabkan Pusaran Angin Mirip Tornado
Viral! Cuaca Ekstrem di Makkah Sebabkan Pusaran Angin Mirip Tornado. Gambar: Dok Makkah Region

MPN Indonesia 8 Januari 2025 - Cuaca ekstrem melanda Kota Makkah pada Senin (6/1), dengan hujan deras yang memicu banjir bandang dan pusaran angin kuat mirip tornado.

Peristiwa ini menarik perhatian luas karena jarang terjadi. Kejadian ini terutama berdampak di wilayah Kegubernuran Rabigh, sekitar 140 km dari Jeddah, dengan dampak signifikan di kawasan tersebut.

Fenomena Waterspout Viral di Media Sosial

Waterspout, fenomena pusaran air yang terbentuk di atas permukaan perairan, menjadi pusat perhatian setelah videonya tersebar luas di media sosial.

Waterspout yang terjadi di Rabigh berbeda dari tornado yang terbentuk di daratan.

Menurut Hussein Al-Qahtani, juru bicara Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi, waterspout di Rabigh termasuk salah satu yang terkuat yang pernah tercatat di negara tersebut.

Fenomena ini bahkan mencapai garis pantai, menyebabkan peningkatan gelombang laut di wilayah itu.

Departemen penelitian Pusat Meteorologi Nasional akan melakukan kajian mendalam terhadap fenomena ini, mengingat dampaknya yang signifikan bagi lingkungan setempat.

Kondisi Cuaca Ekstrem

Hujan deras yang dimulai sejak Minggu (5/1) diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu (8/1).

Angin kencang dengan kecepatan hingga 60 km/jam juga dilaporkan memicu badai debu dan potensi hujan es.

Gelombang laut di sepanjang pesisir meningkat, menambah risiko bagi masyarakat setempat.

Pada Senin (6/1), banjir bandang yang melanda Provinsi Makkah menyeret kendaraan dan mengganggu aktivitas warga.

Dampak bagi Jamaah Haji

Perubahan cuaca ekstrem juga memengaruhi kondisi jamaah haji di Makkah.

Sebelumnya, suhu di wilayah ini mencapai 44–45 derajat Celsius pada siang hari dan 32–33 derajat Celsius pada malam hari.

Baca Juga:  Kanada Kehilangan 40.800 Lapangan Kerja pada Juli 2025 Imbas Kebijakan Tarif AS

Hujan deras dalam beberapa hari terakhir menurunkan suhu, tetapi angin kencang yang menyertai membawa risiko kesehatan seperti masuk angin dan dehidrasi.

Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat, termasuk jemaah haji, untuk menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem ini.

Disarankan untuk menghindari paparan matahari, memperbanyak konsumsi air, dan beristirahat cukup guna menghindari penyakit.

Jemaah juga diingatkan untuk waspada terhadap risiko banjir bandang dan hujan angin.

Pusat Meteorologi Nasional telah memprediksi intensitas hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Arab Saudi.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan mematuhi arahan otoritas setempat demi keselamatan mereka.

Trending