Connect with us

Internasional

Warga Palestina Gelar Salat Gaib untuk 3 TNI yang Gugur di Lebanon

Warga Palestina gelar salat gaib untuk 3 prajurit TNI yang gugur saat misi UNIFIL di Lebanon. Dubes Palestina sebut almarhum sebagai syahid perdamaian.

Logompn

Published

on

Warga Palestina Gelar Salat Gaib untuk 3 TNI yang Gugur di Lebanon
Warga Palestina Gelar Salat Gaib untuk 3 TNI yang Gugur di Lebanon. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 April 2026 - Warga Palestina di Jalur Gaza menggelar salat gaib untuk tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama pasukan UNIFIL di Lebanon selatan.

Salat gaib tersebut dilaksanakan di wilayah Jabalia, Gaza utara, dan dipimpin oleh ulama setempat, Sheikh Mannun, sebagaimana dilaporkan Kedutaan Palestina di Indonesia pada Minggu (5/4).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas wafatnya personel TNI yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah Al Sattari, sebelumnya juga menyampaikan bahwa rakyat Palestina akan melaksanakan salat gaib dan doa bersama di masjid-masjid Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa.

“Besok di masjid-masjid Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa, akan dilangsungkan salat gaib. Almarhum insyaAllah beliau tercatat sebagai syahid di sisi Allah SWT, beliau adalah syahid perdamaian. Sebuah kehormatan karena almarhum wafat di perbatasan Palestina,” kata Abdulfattah kepada wartawan, Kamis (2/4).

Salat gaib tersebut digelar sebagai respons atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam dua insiden berbeda di Lebanon selatan pada 29 dan 30 Maret 2026.

Ketiganya merupakan bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang bertugas menjaga stabilitas kawasan konflik di Timur Tengah.

Kronologi Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Praka Farizal Rhomadhon gugur pada Minggu (29/3) sekitar pukul 20.44 waktu Lebanon saat terjadi serangan di Markas Pasukan Perdamaian Indobatt UNP 7-1 Desa Adchit Al Qusayr, Lebanon.

Baca Juga:  Bangun Masjid di Tengah Reruntuhan Gaza, Zaskia Mecca Nangis Terharu: Atas Izin Allah, Alhamdulillah

Sementara itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur pada Senin (30/3).

Keduanya meninggal dalam peristiwa ledakan saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Pengawalan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

Pernyataan Duta Besar Palestina di Indonesia

Dalam keterangannya, Abdulfattah menyebut Israel bertanggung jawab atas gugurnya tiga prajurit TNI tersebut dan menyampaikan kecaman atas serangan yang terjadi.

Pada waktu dan tempat yang sama, menurutnya, Israel juga melakukan serangan terhadap warga Palestina.

“Kehormatan bagi kami membersamai keluarga almarhum. Kehormatan bagi kami bertakziyah, bertatap muka dengan orang tua korban, putra Bapak insyaAllah pejuang tangguh dan insyaAllah syahid,” ujar Abdulfattah.

Di Jalur Gaza, salat gaib yang digelar di Jabalia dipimpin oleh Sheikh Mannun.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan doa agar keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan.

Ia juga mendoakan para prajurit yang gugur diterima sebagai syuhada dan mendapatkan tempat di sisi Allah.

Sheikh Mannun menegaskan bahwa hubungan emosional antara rakyat Palestina dan Indonesia terjalin kuat meski terpisah jarak geografis.

Menurutnya, penderitaan yang dialami rakyat Palestina turut dirasakan oleh masyarakat Indonesia, demikian pula sebaliknya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending