Connect with us

Lifestyle

Benarkah Tren Metode Jalan kaki 6-6-6 Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak hingga Turunkan Berat Badan?

Simak, ini manfaat dari tren metode jalan kaki 6-6-6 yang belakangan lagi viral di media sosial.

Logompn

Published

on

Tren metode jalan kaki 6 6 6, benarkah ampuh buat turunkan berat badan
Tren Metode Jalan kaki 6-6-6, Benarkah Ampuh Buat Turunkan Berat Badan | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 Agustus 2025 - Tren metode jalan kaki 6-6-6 di media sosial, merupakan salah satu bentuk olahraga ringan yang diklaim mampu membantu tidur jadi lebih nyenyak hingga penurunan berat badan.

Metode ini menerapkan kebiasaan untuk berjalan kaki selama 60 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu, yang dilakukan pada pukul 6 pagi atau 6 sore.

Dalam satu sesi, 6 menit pertama digunakan untuk pemanasan, 6 menit terakhir untuk pendinginan, dan 48 menit sisanya dilakukan dengan jalan cepat.

Namun, benarkah metode jalan ini memiliki banyak manfaat? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Manfaat Jalan Kaki dengan Metode 6-6-6

Personal Trainer bersertifikat American Council on Exercise (ACE) Mike Julom, pelatih kebugaran bersertifikasi ACE, menyatakan bahwa metode ini dirancang untuk memberikan latihan kardiovaskular dalam waktu yang sederhana dan mudah diakses.

“Sebagian besar latihan dilakukan dengan kecepatan yang lebih cepat dan cepat untuk meningkatkan detak jantung dan menantang sistem kardio,” katanya dikutip MPN Indonesia dari laman Healthline, Kamis (7/8).

Selaras dengan hal tersebut, seorang fisiolog olahraga bersertifikasi, Milica McDowell juga menjelaskan bahwa berjalan lebih dari 3.500 langkah per hari dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung dan penyebab lainnya.

“Jika kamu berjalan di zona 2 detak jantung, kamu dapat membakar lebih banyak lemak dan meningkatkan kebugaran fisik,” jelasnya.

Selain itu, American Heart Association menyebutkan bahwa jalan kaki minimal 150 menit per minggu dapat memberikan manfaat tambahan seperti:

  • Tidur lebih baik
  • Fungsi kognitif meningkat
  • Menurunkan risiko demensia
  • Memori lebih baik
  • Tekanan darah, gula darah, dan kolesterol menurun
  • Tulang lebih kuat
  • Risiko depresi menurun
  • Menjaga berat badan tetap stabil
Baca Juga:  Mengapa Pemain Bola Minum Air dengan Cara Dibuang?

Risiko dan Tantangan Metode 6-6-6 yang Perlu Diperhatikan

Sebagai bagian dari olahraga dan kebugaran ringan, metode 6-6-6 dinilai memberikan struktur dan kedisiplinan bagi mereka yang ingin membentuk rutinitas olahraga dan kebugaran.

Metode ini juga melebihi standar minimal aktivitas fisik sedang yang direkomendasikan CDC, yaitu 150 menit per minggu sehingga tetap memiliki potensi risiko, terutama bagi pemula atau mereka dengan kondisi fisik tertentu.

Personal Trainer bersertifikasi ACE, Christopher Gagliardi dalam laman Everyday Health menyarankan agar pemula memulai secara bertahap. Jalan kaki selama satu jam tanpa persiapan bisa menyebabkan cedera seperti nyeri tulang kering (shin splints) dan nyeri tumit (plantar fasciitis).

Bagi yang memiliki riwayat cedera, gangguan jantung, atau masalah sendi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba program ini.

Selain berkaitan dengan kondisi fisik, beberapa ahli juga menyoroti tentang tantangan kekonsistenan dalam menjalankan rutinitas ini.

Meski terlihat ringan dan mudah, Dokter Spesialis Nyeri, Raj Desai menyatakan bahwa komitmen untuk meluangkan waktu selama 60 menit sehari itu berat.

“Komitmen 60 menit sehari itu cukup berat, karena banyak pasien saya yang bahkan sulit konsisten olahraga 30 menit,” katanya.

Jika kamu merasa terbebani dengan jadwal atau durasi metode ini, para ahli menyarankan untuk menyesuaikan durasi dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

“Kalau 6-6-6 cocok buat kamu, bagus. Tapi kalau enggak cocok, itu juga enggak masalah, kamu bisa buat tantangan sendiri yang sesuai dengan kebutuhanmu,” ujar Gagliardi.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending