Lifestyle
Jangan Gunakan Earphone saat Berkendara Motor, Ini Risikonya!
Penggunaan earphone saat mengendarai motor dapat mengurangi pendengaran, mengganggu konsentrasi, dan meningkatkan risiko kecelakaan.
MPN Indonesia 16 Agustus 2025 - Di tengah padatnya lalu lintas perkotaan, kewaspadaan menjadi kunci utama keamanan berkendara di jalan raya.
Namun, masih banyak pengendara motor yang abai terhadap faktor ini, salah satunya dengan kebiasaan menggunakan earphone saat berkendara.
Kebiasaan yang dianggap sepele ini ternyata dapat mengurangi kemampuan pendengaran terhadap suara di sekitar, mulai dari klakson, sirene ambulans, hingga teriakan peringatan dari sesama pengguna jalan.
Padahal, suara-suara tersebut berfungsi sebagai sinyal penting untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Dosen keselamatan transportasi dan sejumlah praktisi lalu lintas menegaskan, menutup telinga dengan earphone berarti menghilangkan salah satu indera vital yang dibutuhkan pengendara.
Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat karena pengendara tidak mampu merespons cepat situasi darurat.
Risiko terbesar muncul ketika suara musik atau siaran dari earphone memecah konsentrasi.
Dalam kondisi ini, pengendara cenderung larut dalam alunan lagu atau percakapan dari podcast yang didengar, sehingga tidak menyadari perubahan situasi di jalan.
Reaksi yang terlambat, bahkan hanya beberapa detik, dapat menjadi perbedaan antara selamat atau celaka.
Meski belum ada aturan hukum yang secara tegas melarang penggunaan earphone saat mengendarai sepeda motor, kebiasaan ini masuk dalam kategori perilaku berisiko tinggi.
Banyak negara bahkan sudah memberlakukan larangan resmi demi menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Risiko Penggunaan Earphone Saat Mengendarai Motor
1. Mengurangi Fungsi Pendengaran
Earphone menutup telinga sehingga pengendara sulit mendengar suara peringatan seperti klakson atau sirene kendaraan darurat.
2. Mengganggu Konsentrasi
Musik atau siaran radio dari earphone dapat membuat pengendara larut dalam imajinasi dan teralihkan dari kondisi lalu lintas.
3. Meningkatkan Risiko Kecelakaan
Gangguan pendengaran dan fokus yang terpecah menghambat respon cepat terhadap bahaya, memperbesar kemungkinan kecelakaan.
4. Mengurangi Kontrol Penuh Terhadap Kendaraan
Saat perhatian terpecah, kemampuan mengendalikan motor, terutama dalam manuver mendadak, akan menurun signifikan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
