Connect with us

Lifestyle

Minum Obat Lalu Ngopi, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasannya!

Minum obat lalu ngopi bisa berisiko karena interaksi kafein dan zat aktif obat. Simak penjelasan medis untuk hindari efek samping yang tak diinginkan.

Logompn

Published

on

Minum obat lalu ngopi, aman atau berisiko ini penjelasannya!
Ilustrasi Minum Obat Lalu Minum Kopi. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 20 Mei 2025 - Kebiasaan minum obat langsung disusul dengan kopi masih sering dilakukan sebagian masyarakat, baik karena rasa pahit obat maupun sekadar kebiasaan.

Namun, dr Tirta menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak disarankan karena bisa memengaruhi efektivitas obat dan membebani lambung.

“Konsumsi obat dan kopi apakah aman? Tidak disarankan. Karena di dalam kopi itu ada sekitar 100 zat. Salah satunya kafein dan asam klorogenik… bisa mengeluarkan atau memacu pencernaan sehingga membuat waktu paruh obat itu menjadi lebih cepat,” jelas dr Tirta dalam kanal YouTube Tirta PengPengPeng, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (20/5).

Efek Kafein Terhadap Obat

Kafein dalam kopi mempercepat metabolisme tubuh, termasuk pemrosesan obat.

Akibatnya, waktu paruh obat, yakni durasi saat konsentrasi obat berkurang setengahnya dalam tubuh menjadi lebih pendek. Hal ini bisa membuat obat tidak bekerja secara optimal.

“Meminum obat-obatan itu tidak disarankan dengan kopi karena bisa mempengaruhi waktu paruh obat… dan otomatis bisa membebani kerja lambung,” lanjut dr Tirta.

Obat-obatan yang Rentan Berinteraksi dengan Kopi

Beberapa jenis obat seperti parasetamol, natrium diklofenak, asam mefenamat, hingga loratadin dapat memperburuk kondisi lambung jika dikonsumsi bersama kopi.

Kombinasi ini dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan menimbulkan ketidaknyamanan.

“Contoh parasetamol atau natrium diklofenak atau asam evenamat atau loratadin itu side effect-nya adalah membuat lambung menjadi kerja keras dicampur dengan kafein,” ungkapnya.

Hindari Juga Teh dan Susu

Tidak hanya kopi, dr Tirta juga menyarankan untuk tidak menggunakan teh dan susu saat minum obat.

Baca Juga:  Suhu Tembus 36°C! Begini Cara Jaga Tubuh Biar Nggak Tumbang di Cuaca Panas

Teh mengandung teofilin yang bisa memengaruhi penyerapan obat, sedangkan susu bisa bereaksi dengan zat aktif dalam obat.

“Biasakan minum obat tuh pakai pisang itu lebih benar. Pisang makanan itu lebih benar daripada dengan teh,” ucap dr Tirta.

Air Putih Tetap yang Terbaik

Sebagai langkah aman, dr Tirta menekankan bahwa air putih adalah pilihan terbaik saat menelan obat.

Tidak ada kandungan di dalamnya yang mengganggu penyerapan atau metabolisme obat dalam tubuh.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending