Connect with us

Lifestyle

Niat Mandi Puasa Ramadhan beserta Tata Caranya

Simak bacaan niat mandi wajib dan sunnah menyambut Ramadan 2026, lengkap tata cara, waktu dan penjelasan hukumnya.

Logompn

Published

on

Niat Mandi Puasa Ramadhan beserta Tata Caranya
Niat Mandi Puasa Ramadhan beserta Tata Caranya. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Februari 2026 - Menjelang pelaksanaan puasa Ramadan 1447 H, umat Islam di berbagai daerah mulai menyiapkan diri secara spiritual dan fisik, salah satunya dengan melaksanakan mandi sebelum puasa.

Meskipun tidak termasuk dalam rukun maupun syarat sah puasa, mandi yang dilakukan sebelum berpuasa disunnahkan dalam ajaran Islam sebagai bentuk kebersihan lahir dan batin.

Mandi yang dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan terbagi menjadi dua, yakni mandi wajib dan mandi sunnah.

Mandi wajib dilaksanakan apabila seseorang berada dalam keadaan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri, keluar mani, haid, nifas, atau melahirkan.

Sementara mandi sunnah dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu mulia tersebut.

Bacaan niat mandi puasa ramadhan berbeda tergantung pada jenis mandi yang dilakukan.

Niat Mandi Wajib karena Hadas Besar

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf’il hadasil akbari fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.

Niat Mandi Sunnah Menyambut Ramadan

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِدُخُولِ رَمَضَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu ghusla lidukhuli romadhona sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Aku berniat mandi untuk memasuki bulan Ramadan, sunnah karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Mandi sebelum Puasa Ramadan

  • Membaca Niat
    Niat dilakukan bersamaan saat air pertama menyentuh tubuh.
  • Membasuh Kedua Tangan
    Basuh tangan kanan dan kiri masing-masing sebanyak tiga kali.
  • Membersihkan Bagian Pribadi dan Area Kotor
    Bersihkan kemaluan, dubur, ketiak, pusar, dan sela-sela jari kaki menggunakan tangan kiri.
  • Mencuci Tangan Kembali
    Cuci tangan dengan sabun atau tanah untuk membersihkan kotoran setelah menyentuh area pribadi.
  • Berwudu
    Lakukan wudu sebagaimana sebelum melaksanakan salat, dari membasuh wajah hingga mencuci kaki.
  • Membasuh Kepala
    Basuh rambut sebanyak tiga kali, pastikan air meresap hingga ke kulit kepala dengan menyela rambut menggunakan jari.
  • Menyiram Seluruh Tubuh
    Siram bagian kanan tubuh terlebih dahulu sebanyak tiga kali, lalu bagian kiri sebanyak tiga kali. Pastikan air mengenai semua lipatan kulit.
  • Mandi Seperti Biasa
    Setelah tahapan mandi wajib selesai, dapat dilanjutkan dengan mandi biasa menggunakan sabun dan sampo untuk kebersihan maksimal.
  • Wudu Ulang (opsional)
    Beberapa ulama menyarankan untuk kembali berwudu setelah mandi agar lebih sempurna dalam menjalankan ibadah.
Baca Juga:  VTOL dan Drone ETLE Siap Dikerahkan untuk Amankan Kelancaran Arus Mudik-Balik Lebaran

Doa Setelah Mandi Wajib

Setelah mandi, dianjurkan membaca doa berikut untuk menyempurnakan ibadah

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu an laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuuluh. Allaahumma-j’alni minat-tawwaabiin, waj’alni minal-mutathahhiriin

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri.”

Dalil dan Hukum Mandi sebelum Puasa

Dalam Surah Al-Ma’idah ayat 6 disebutkan:

وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْا
“Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Ma’idah: 6)

Dalam kitab Tanya Jawab Islam oleh PISS KTB ditegaskan bahwa mandi besar wajib hanya jika seseorang dalam kondisi hadas besar.

Sementara mandi sunnah dianjurkan untuk menyambut bulan Ramadan, sebagaimana dikutip dari pendapat para ulama:

“Disunnahkan mandi bagi setiap orang yang hendak menghadiri perkumpulan manusia, namun untuk mandi pada malam-malam Ramadan, ada pendapat dari Al-Adzra’i bahwa yang lebih utama adalah mandi setiap malam agar selalu dalam keadaan bersih saat beribadah.” (Kitab Al-Majmu’ oleh Imam Nawawi)

Mandi menyambut Ramadan juga dianggap sebagai bentuk pembersihan lahiriah untuk persiapan batin menyambut bulan suci.

Tradisi ini dilakukan umat Islam di berbagai wilayah dengan tujuan meningkatkan kesiapan menjalankan ibadah selama bulan puasa.

 (ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending