Lifestyle
Selain Nanas, Bahan-Bahan Ini Bisa Bikin Daging Kurban Empuk
berikut 5 bahan yang bisa kamu gunakan untuk mengolah daging kurban agar empuk.
MPN Indonesia 29 Mei 2026 - Momen Iduladha tidak hanya dirayakan sebagai bentuk ibadah dan ajang berbagi kepada sesama, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk mengolah daging kurban menjadi aneka hidangan lezat.
Namun, salah satu tantangan utama yang kerap dihadapi masyarakat dalam mengolah daging sapi maupun kambing adalah teksturnya yang sering kali keras atau alot setelah dimasak.
Selama ini, masyarakat umumnya mengandalkan buah nanas yang memiliki kandungan enzim bromelin untuk melunakkan tekstur daging.
Enzim tersebut bekerja efektif memecah jaringan protein sekaligus memberikan aroma segar pada masakan.
Kendati demikian, buah nanas bukanlah satu-satunya opsi yang bisa digunakan.
Dikutip MPN Indonesia dari Southern Living dan Hinz, berikut bahan-bahan yang bisa kamu gunakan untuk mengolah daging kurban agar empuk.
1. Soda Kue
Bahan dapur sederhana yang sangat efektif untuk melunakkan daging adalah soda kue.
Cara kerja soda kue tergolong unik, yakni dengan meningkatkan kadar alkali pada permukaan daging sehingga ikatan proteinnya melemah dan tidak mengetat saat terkena panas proses memasak.
Penggunaannya cukup dengan melumuri atau merendam daging menggunakan soda kue selama 15 hingga 20 menit di suhu ruang sebelum dimasak.
Takaran ideal yang dianjurkan adalah satu sendok makan soda kue untuk setiap satu kilogram daging.
Teknik ini sangat direkomendasikan untuk daging kambing atau domba yang akan diolah dengan cara dibakar atau dipanggang.
2. Mangga
Buah mangga juga bisa dimanfaatkan untuk melunakkan daging karena mengandung enzim actinida yang berfungsi memecah ikatan protein.
Keunggulan menggunakan mangga adalah selain membuat tekstur daging menjadi lebih empuk, buah ini juga memberikan aroma dan cita rasa segar yang meresap ke dalam serat daging.
Langkah penggunaannya adalah dengan menghancurkan daging buah mangga terlebih dahulu, lalu mencampurkannya ke dalam wadah berisi daging.
Diamkan selama beberapa jam agar bumbu meresap sempurna.
Metode marinasi dengan buah mangga ini sangat pas diterapkan pada menu olahan seperti sate, daging bakar, atau hidangan panggang lainnya agar hasil akhirnya lebih juicy.
3. Daun Pepaya
Daun pepaya telah lama menjadi bahan tradisional yang diandalkan untuk mengatasi daging sapi maupun kambing yang alot.
Bahan alami ini mengandung enzim papain yang secara aktif menguraikan protein dan serat keras pada daging.
Cara penggunaannya adalah dengan menghancurkan daun atau meremas-remasnya terlebih dahulu hingga layu, kemudian membalurkannya ke permukaan potongan daging.
Untuk takaran 1 kilogram daging, kamu memerlukan sekitar 250 gram daun pepaya.
Biarkan baluran tersebut selama 60 hingga 90 menit sebelum daging dicuci bersih dan dimasak.
Penggunaan daun pepaya ini sebaiknya tidak berlebihan agar tidak meninggalkan rasa pahit pada daging.
4. Garam
Selain menjadi bumbu penyedap utama, garam dapur memiliki kemampuan alami untuk melunakkan jaringan keras pada daging dengan cara menarik kelembapan sekaligus melemaskan serat-seratnya.
Keuntungan menggunakan metode ini adalah tekstur daging bisa menjadi lebih empuk tanpa mengubah rasa asli dari daging itu sendiri.
Kamu hanya perlu menaburkan garam secara merata ke seluruh permukaan daging dan mendiamkannya selama kurang lebih 1 jam.
Setelah proses pendiaman selesai, pastikan untuk membilas daging menggunakan air matang sebelum diolah menjadi masakan seperti sate, gulai, atau semur.
5. Kiwi
Buah kiwi merupakan alternatif alami berikutnya yang sangat cocok untuk marinasi daging sapi atau kambing sebelum ditumis maupun dipanggang.
Kemampuan kiwi dalam melunakkan daging berasal dari kandungan enzim alami bernama actinidin yang bertugas memecah protein dan serat daging.
Untuk menggunakannya, potong kecil-kecil buah kiwi bersama dengan kulitnya, lalu campurkan ke dalam wadah yang berisi daging.
Durasi perendaman yang disarankan cukup 15 hingga 20 menit saja pada suhu ruang.
Batasan waktu ini penting diperhatikan karena jika proses marinasi terlalu lama, tekstur daging bisa menjadi terlalu lembek.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
