Otomotif
14+ Tips Mengendarai Mobil agar Irit BBM
Simak 14+ tips mengemudi mobil agar irit BBM, mulai dari teknik berkendara hingga perawatan kendaraan untuk efisiensi bahan bakar.
MPN Indonesia 28 Maret 2026 - Cara agar mobil irit BBM menjadi perhatian pengemudi di tengah perubahan konsumsi energi kendaraan dan kebutuhan efisiensi biaya.
Penghematan BBM tidak hanya bergantung pada cara mengemudi, tetapi juga jenis kendaraan seperti bensin, hybrid, PHEV, hingga BEV.
Strategi yang diterapkan mencakup teknik berkendara, perawatan mobil, hingga pemanfaatan teknologi kendaraan modern.
Akselerasi agresif, perubahan kecepatan mendadak, serta kebiasaan berhenti dan berjalan cepat dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 30 persen di jalan raya.
Selain itu, perbedaan kondisi jalan seperti perkotaan dan jalan tol juga memengaruhi efisiensi penggunaan BBM secara signifikan.
Untuk kendaraan listrik dan hybrid, strategi tambahan seperti pengisian daya dan penggunaan mode berkendara juga menjadi bagian dalam meningkatkan efisiensi energi.
Cara Hemat BBM pada Mobil
1. Akselerasi Perlahan
Hindari menginjak gas secara tiba-tiba. Tambah kecepatan secara bertahap, misalnya mencapai 20 km/jam dalam 5 detik dari posisi diam.
2. Jaga Kecepatan Stabil
Perubahan kecepatan yang sering meningkatkan konsumsi BBM. Gunakan cruise control di jalan tol bila memungkinkan, dan manfaatkan momentum saat turunan.
3. Antisipasi Lalu Lintas
Perhatikan kondisi jalan di depan dan jaga jarak aman. Hal ini membantu menjaga kecepatan tetap stabil dan lebih hemat bahan bakar.
4. Hindari Kecepatan Tinggi
Efisiensi terbaik kendaraan berada di kisaran 50–80 km/jam. Kecepatan tinggi membuat konsumsi BBM meningkat signifikan.
5. Kurangi Rem Mendadak
Lepaskan pedal gas lebih awal dan biarkan kendaraan meluncur saat ingin melambat untuk menghemat bahan bakar.
6. Matikan Mesin saat Berhenti Lama
Jangan membiarkan kendaraan dalam kondisi menyala saat berhenti cukup lama. Matikan mesin jika berhenti lebih dari 60 detik, kecuali dalam situasi lalu lintas.
7. Cek Tekanan Ban Rutin
Pastikan tekanan ban dicek minimal sebulan sekali. Ban yang kurang tekanan sekitar 56 kPa (8 psi) dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 4% serta mempercepat keausan ban hingga lebih dari 10.000 km.
8. Gunakan Transmisi dengan Tepat
Perhatikan takometer untuk mengetahui putaran mesin. Semakin tinggi RPM, semakin besar konsumsi bahan bakar. Pindah gigi sesuai RPM agar mesin tidak boros bahan bakar.
9. Kurangi Beban Kendaraan
Hindari membawa barang yang tidak diperlukan seperti peralatan tambahan atau beban berat lainnya. Semakin berat muatan, semakin tinggi konsumsi BBM.
10. Gunakan AC Seperlunya
Penggunaan pendingin udara dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 20%. Saat berkendara di dalam kota, membuka jendela bisa menjadi alternatif.
11. Pantau Konsumsi BBM
Gunakan fitur indikator konsumsi bahan bakar yang tersedia di kendaraan modern untuk memantau penggunaan BBM secara langsung.
Fitur ini membantu pengemudi menyesuaikan gaya berkendara dan dapat menghemat hingga 15% bahan bakar.
12. Rencanakan Rute Perjalanan
Susun rute perjalanan terlebih dahulu, terutama untuk jarak jauh. Hindari kemacetan, proyek jalan, serta jalur padat seperti pusat kota dengan banyak persimpangan untuk menghemat bahan bakar.
13. Gabungkan Beberapa Perjalanan
Lakukan beberapa keperluan dalam satu perjalanan untuk mengurangi frekuensi berkendara.
14. Kurangi Frekuensi Berkendara
Mengurangi penggunaan kendaraan adalah cara paling efektif untuk menghemat bahan bakar.
Pilih alternatif seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, atau bekerja dari rumah untuk menekan konsumsi BBM sekaligus menjaga lingkungan.
Strategi Tambahan untuk Kendaraan Listrik dan Hybrid
Pada kendaraan listrik dan hybrid, efisiensi tidak hanya bergantung pada BBM tetapi juga pengelolaan energi.
Penggunaan pengisi daya rumah atau EVSE memungkinkan pengisian lebih cepat dan efisien.
Selain itu, konsep “selalu isi daya” atau ABC diterapkan untuk memaksimalkan penggunaan energi listrik.
Mode berkendara pada kendaraan listrik juga memengaruhi efisiensi.
Pengemudi disarankan memahami setiap mode untuk mengoptimalkan regenerasi energi saat deselerasi.
Pengereman regeneratif menjadi fitur penting, meskipun dalam kondisi tertentu meluncur tetap lebih efisien dibandingkan pengereman.
Persiapan kabin saat pengisian daya juga membantu efisiensi.
Pemanasan atau pendinginan kendaraan saat masih terhubung dengan sumber listrik memungkinkan penggunaan energi baterai secara optimal saat berkendara.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
