Connect with us

Otomotif

VinFast Mau Jual Motor Listrik di Indonesia, Bikin Pabrik Sendiri di Subang

Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, memastikan akan menjual motor listrik di Indonesia.

Logompn

Published

on

VinFast Mau Jual Motor Listrik di Indonesia, Begini Modelnya!
Model VinFast Flazz di pasar Vietnam | Gambar: Dok. VinFast Vietnam

MPN Indonesia 2 Februari 2026 - Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, memastikan akan menjual motor listrik di Indonesia.

Selain di Indonesia, Vinfast juga akan meluncurkan motor listrik di Filipina, India, Thailand, dan Malaysia.

Ekspansi ini dilakukan dengan mempertimbangkan permintaan mobilitas perkotaan, dinamika demografis, serta pergeseran menuju transportasi berkelanjutan di negara-negara tersebut.

Di Indonesia, VinFast tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga menyiapkan produksi lokal dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Subang, Jawa Barat.

Pabrik VinFast itu dijadwalkan siap beroperasi pada Maret 2026 dengan kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun.

Fasilitas ini akan merakit sepeda motor listrik serta model kendaraan listrik lainnya yang ditujukan untuk pasar domestik.

Strategi Ekspansi VinFast

Dari sisi produk, VinFast berencana memperkenalkan portofolio e-skuter dengan sistem penggantian baterai atau battery swap.

Model yang disebutkan akan masuk pasar Indonesia meliputi VinFast Flazz, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper, serta model tambahan yang akan diluncurkan pada tahap berikutnya.

Seluruh model tersebut merupakan bagian dari strategi VinFast dalam menghadirkan pilihan motor listrik di berbagai segmen pasar.

“Memperluas bisnis e-scooter kami secara global merupakan pilar strategis dalam peta jalan pengembangan jangka panjang VinFast,” kata Direktur Pelaksana Pasar Luar Negeri VinFast E-Scooters, Vo Thi Cam Tu.

“Kami telah melakukan riset pasar yang mendalam, bekerja sama dengan mitra lokal, dan mengembangkan rencana untuk perluasan jaringan dealer, portofolio produk, dan ekosistem layanan,” imbuhnya.

Selain produk, VinFast menargetkan pembangunan ratusan gerai ritel di pasar-pasar ekspansi tersebut hingga 2027.

Jejak komersial ini mencakup jaringan dealer, bengkel servis, solusi pembiayaan, serta infrastruktur energi, termasuk kolaborasi dengan V-Green untuk pengisian daya dan penggantian baterai.

Baca Juga:  12 Tips Motor Aman dari Maling, Wajib Kamu Coba!

Alasan Pilih Pasar Indonesia

Sementara itu, komitmen produksi lokal disampaikan oleh CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau.

Menurutnya, Indonesia dinilai memiliki potensi besar di segmen roda dua karena tingginya penggunaan sepeda motor.

Oleh karena itu, VinFast akan memproduksi skuter listrik di pabrik Subang dengan kapasitas 50.000 unit per tahun.

“Produksi skuter listrik secara lokal akan memperpendek rantai pasok, sejalan dengan kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta memungkinkan pengembangan model yang dirancang sesuai dengan kebiasaan berkendara, kondisi jalan, dan daya beli masyarakat Indonesia,” kata Pham.

Berdasarkan riset perusahaan, nilai pasar kendaraan roda dua di Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar USD10,48 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi USD12,46 miliar pada 2030.

Sementara itu, di Vietnam, lini bisnis kendaraan listrik roda dua VinFast mencatat penjualan hampir 400.000 unit dalam waktu kurang dari 11 bulan sepanjang 2025.

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyatakan bahwa perusahaan masih mematangkan rencana peluncuran motor listrik di Indonesia.

“Motor pasti kita bawa tahun depan. Tapi tahun depannya kapan, kita lagi tentukan,” ujar Kariyanto di Bekasi, Jawa Barat, akhir Oktober 2025.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending