Connect with us

Otomotif

Mengapa Tes Psikologi SIM Penting? Ternyata Ini Alasannya!

Kebijakan tes psikologi SIM diterapkan guna mengidentifikasi faktor stres dan perilaku berisiko pengemudi.

Logompn

Published

on

Mengapa Tes Psikologi SIM Penting Ternyata Ini Alasannya!
Ilustrasi ujian SIM. Gambar: Ilustrasi Canva.

MPN Indonesia 1 Februari 2026 - Tes psikologi dalam proses pembuatan dan perpanjangan SIM atau surat izin mengemudi diterapkan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi.

Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) sampai dengan 29 Juni 2018 menunjukkan kecelakaan lalu lintas didominasi pengendara sepeda motor, yakni sebanyak 32.345 kendaraan, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

Pada 2021, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mencatat bahwa setiap jam sedikitnya 2–3 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan berbagai jenis kendaraan.

Berdasarkan kondisi tersebut, penggunaan tes psikologi dalam ujian SIM dinilai relevan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir angka kematian akibat gangguan psikis dan stres di jalan.

Dasar Hukum Tes Psikologi dalam Sim

Penerapan tes psikologi dalam proses SIM memiliki dasar hukum yang jelas.

Pasal 81 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib memenuhi persyaratan usia, administratif, kesehatan, dan lulus ujian.

Persyaratan kesehatan dibagi menjadi sehat jasmani, yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter, dan sehat rohani, yang dibuktikan dengan surat lulus tes psikologi.

Ketentuan tersebut diperkuat melalui Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 yang diteken Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Timur Pradopo.

Pada Pasal 37 disebutkan bahwa penilaian rohani seseorang didasarkan pada hasil tes psikologi.

Dengan demikian, tes psikologi merupakan bagian resmi dan wajib dalam mekanisme penerbitan sim di Indonesia.

Baca Juga:  Anggota DPR Usulkan Perpanjang SIM, STNK, dan Pelat Nomor Cukup Sekali Seumur Hidup

Kajian Akademis tentang Psikologi Pengemudi

Kebutuhan tes psikologi bagi pengemudi juga menjadi perhatian dunia akademis.

Christine Chaloupka, pendiri perusahaan konsultan FACTUM dan lulusan psikologi University of Vienna, dalam paper berjudul Why Do We Need Traffic Psychology (2013) menyebutkan bahwa psikologi pengendara berkaitan langsung dengan tingkah laku di jalan raya.

Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas tidak semata disebabkan kurangnya pengetahuan atau keterampilan mengemudi, melainkan juga oleh absennya upaya menjaga keselamatan.

Perilaku berisiko di jalan dipengaruhi oleh faktor stres, kemarahan, dan sikap egois.

Oleh sebab itu, pendekatan psikologi lalu lintas dinilai dapat meningkatkan kepedulian pengendara terhadap keselamatan.

Kesalahan Pola Pikir Pengemudi

Mengutip DriveMetrics, psikolog memiliki peran dalam mengidentifikasi dan mengubah sikap pengemudi yang berpotensi melakukan pelanggaran lalu lintas.

Pasalnya, terdapat dua kesalahan berpikir yang sering terjadi pada pengendara.

Pertama, pengendara merasa memiliki kemampuan berkendara lebih baik dibandingkan orang lain sehingga cenderung ceroboh.

Kedua, pengendara tidak mempertimbangkan risiko kecelakaan, sehingga abai terhadap keselamatan.

Untuk mengatasi hal tersebut, psikolog melakukan identifikasi kesalahan berpikir dan mengarahkannya ke pola pikir yang lebih aman.

Tes Kesehatan pada Perpanjangan SIM

Selain pada pembuatan SIM, tes psikologi dan kesehatan juga menjadi syarat utama perpanjangan SIM yang masa berlakunya lima tahun.

Tes kesehatan dilakukan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi fisik yang aman, termasuk pemeriksaan penglihatan, pendengaran, dan riwayat penyakit.

Pemeriksaan mata dilakukan menggunakan snellen chart, tes buta warna, serta pemeriksaan luas lapangan pandang.

Tes pendengaran meliputi kemampuan mendengar bisikan pada jarak 20 cm dan pemeriksaan membran telinga, dengan hasil berupa surat keterangan dokter.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending