Connect with us

Otomotif

XPENG Masuk Indonesia, Rencanakan Produksi Lokal Mobil Listrik Mulai 2025

XPENG resmi ekspansi ke Indonesia dan siap produksi mobil listrik secara lokal mulai 2025.

Logompn

Published

on

Xpeng masuk indonesia, rencanakan produksi lokal mobil listrik mulai 2025
XPENG resmi ekspansi ke Indonesia dan akan mulai produksi mobil listrik lokal pada paruh kedua 2025. Gambar : Dok. XPENG

MPN Indonesia 20 April 2025 - XPENG, produsen mobil listrik asal China, resmi memasuki pasar Indonesia dengan rencana memulai produksi lokal kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada paruh kedua tahun 2025.

Langkah ini menandai pendirian pabrik luar negeri pertama perusahaan tersebut, sejalan dengan ambisi globalnya dalam memperluas jangkauan pasar kendaraan listrik.

Strategi Ekspansi XPENG di Indonesia

Pengumuman ekspansi dilakukan bersamaan dengan peluncuran acara “XPENG Global Brand Night 2025” pada Selasa (15/4) di Terminal Kapal Pesiar Kai Tak, Hong Kong. 

Dalam kesempatan tersebut, Chairman dan CEO XPENG, He Xiaopeng, menyebut Hong Kong sebagai gerbang penting dalam perjalanan global perusahaan, sekaligus simbol kelahiran merek XPENG secara internasional.

“Berdiri di Hong Kong, kami menatap dunia,” ujar He Xiaopeng.

He Xiaopeng mengungkapkan bahwa Hong Kong telah menjadi titik strategis sejak IPO XPENG empat tahun lalu, dan kini kembali menjadi lokasi peluncuran merek global pertama perusahaan tersebut.

Peluncuran Model dan Kemitraan Lokal

XPENG telah memulai masa pre-order untuk dua model kendaraan, yakni SUV G6 dan MPV X9, di Indonesia. 

Walau belum mengumumkan detail harga, perusahaan memastikan akan meluncurkan versi kemudi kanan (right-hand drive) dari kedua model tersebut di pasar Indonesia sebelum akhir tahun ini. 

Untuk mendukung distribusi dan layanan, XPENG menggandeng Eral, anak usaha dari Erajaya Active Lifestyle, sebagai mitra dealer resmi di Indonesia.

Wang Tan, Co-founder sekaligus General Manager XPENG Design Center, menyampaikan bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar utama dalam strategi global perusahaan. 

Baca Juga:  China Buat Rute Penerbangan Terpanjang di Dunia, Tempuh Waktu 29 Jam

“Saya ingin menjual ke Indonesia, Korea, atau Jepang. Saya menginginkan semua pelanggan bisa merasakan mesin baru berteknologi tinggi dan memproduksi produk lebih besar di masa depan,” ucap Wang Tan kepada wartawan saat acara peluncuran di Hopewell Hotel, Hong Kong pada Selasa (15/4).

Potensi Pasar Indonesia dan Dukungan Pemerintah

Indonesia dianggap memiliki prospek pertumbuhan signifikan dalam industri mobil listrik. Hal ini tercermin dari data yang menyebutkan penjualan kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia meningkat 150% secara tahunan hingga mencapai lebih dari 43.000 unit pada 2024.

 Pemerintah Indonesia juga telah menargetkan produksi 400.000 unit mobil listrik pada 2025, dan mencapai 1 juta unit pada 2035.

Dalam kesempatan yang sama, Chen Qing Quan, profesor dari Hong Kong University yang dijuluki “Father of Electric Vehicles in Asia”, menekankan potensi besar Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen, namun juga produsen kendaraan listrik. 

“Indonesia, mereka sebelumnya negara dengan penghasil kendaraan bensin. Tapi mereka perlu belajar dari China sehingga menjadi negara penghasil kendaraan listrik,” ujar Chen Qing Quan.

Menurutnya, posisi Indonesia sebagai negara dengan pasar kendaraan roda kanan (right-hand drive) memberi peluang strategis, karena sebagian besar EV China dibuat untuk pasar kemudi kiri. 

“Untuk pasar RHD, Indonesia akan memimpin. Indonesia perlu belajar dari China dan membuat pasar untuk RHD,” tambah Chen Qing Quan.

Ekspansi Global XPENG

Saat ini, XPENG telah beroperasi di lebih dari 30 pasar internasional dan menargetkan ekspansi ke lebih dari 60 negara dan wilayah pada tahun 2025. Perusahaan juga menetapkan ambisi jangka panjang untuk menjadikan penjualan luar negeri sebagai 50% dari total volume penjualannya dalam satu dekade ke depan.

Baca Juga:  Mobil Listrik Bisa Mogok? Simak Penyebab dan Tips Menghindarinya

Langkah masuk ke Indonesia ini mencerminkan strategi XPENG yang lebih luas dalam memperkuat kehadiran globalnya melalui pembangunan fasilitas produksi, kemitraan lokal, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan pasar seperti kendaraan kemudi kanan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending