Politik
Anggota DPR Sebut Program Germas Kemenkes Belum Berjalan Maksimal
Anggota DPR RI mengungkap program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) belum berjalan maksimal.
MPN Indonesia 12 Mei 2025 - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago mengungkapkan bahwa program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan belum berjalan maksimal di wilayah Kalimantan Selatan.
Hal ini disampaikan Irma saat meninjau langsung pelaksanaan layanan kesehatan jemaah haji di Embarkasi Banjarbaru pada Kamis (8/5).
Soroti Kesehatan Jemaah Haji
Menurut Irma, kondisi kesehatan para jemaah haji menjadi indikator penting efektivitas program Germas.
Ia menyoroti tingginya jumlah jemaah yang mengidap penyakit berat, yang menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesehatan tersebut masih belum menyentuh sasaran secara optimal.
“Bisa saya katakan seperti itu, ini belum berjalan sebagaimana mestinya. Karena memang faktanya di lapangan, masih banyak orang yang memiliki penyakit berat,” ungkap Irma, dikutip MPN Indonesia dari laman DPR RI.
Germas Penting untuk Cegah Penyakit Serius
Politisi Fraksi Partai Nasdem tersebut menekankan perlunya perhatian serius dari Kementerian Kesehatan terhadap implementasi Germas di daerah.
Apalagi terkait dengan pencegahan risiko penyakit berat seperti hipertensi, diabetes mellitus, cardiomegaly, chronic ischemic heart disease, dan coronary disease yang banyak ditemukan pada jemaah haji.
“Nah ini kan harusnya bisa ditangani lebih dulu atau diberikan solusi dengan adanya program Germas itu. Ini harus menjadi perhatian Kementerian Kesehatan nih program yang selalu digaungkan, tapi belum dijalankan sepenuhnya,” kata Irma.
Kedatangan di Embarkasi Banjarbaru
Dalam kunjungannya ke Embarkasi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Tim Kunjungan Spesifik Komisi IX DPR RI dipimpin Irma Suryani Chaniago meninjau langsung kesiapan pelayanan kesehatan menjelang keberangkatan jemaah haji.
Banjarbaru diperkirakan akan memberangkatkan sebanyak 6.187 jemaah dari dua provinsi, yaitu 4.300 jemaah dari Kalimantan Selatan dan 1.887 jemaah dari Kalimantan Tengah.
Irma menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI yang membidangi urusan kesehatan berkepentingan memastikan seluruh tahapan layanan kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah haji dilaksanakan sesuai standar.
“Kami ke sini untuk meninjau secara langsung pelaksanaan penyelenggaraan kesehatan haji dan tentunya memantau keseluruhan pelaksanaannya seperti apa di embarkasi Kalimantan Selatan ini sebelum jemaah haji diberangkatkan,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
