Politik
Kepala BGN Kunjungi Sekolah Indonesia di Jeddah
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjajaki kemungkinan pelaksanaan program MBG bagi siswa Sekolah Indonesia di Jeddah.
MPN Indonesia 2 Juni 2026 - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjajaki kemungkinan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Sekolah Indonesia di Jeddah, Arab Saudi.
Wacana itu muncul usai Dadan melakukan kunjungan pada Minggu (31/5) waktu setempat.
“Jika disetujui oleh Presiden, ini akan menjadi percontohan pertama (MBG di luar negeri),” kata dia saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5) malam.
Ia menjelaskan bahwa permintaan tersebut muncul langsung dari para siswa Sekolah Indonesia Jeddah yang mengikuti perkembangan program MBG di Tanah Air.
“Mereka sangat well informed dengan informasi yang ada di Indonesia terkait MBG. Mereka spontan ingin menikmati program yang dirasakan oleh teman-temannya di Indonesia,” ujar Dadan.
Sasar 1.480 Siswa
Kunjungan Dadan ke Jeddah dilakukan dengan meninjau langsung Sekolah Indonesia Jeddah yang mendidik anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 1.080 siswa di Sekolah Indonesia Jeddah.
Selain itu, terdapat Sekolah Indonesia di Makkah dengan jumlah siswa sekitar 400 orang, sehingga total sasaran program MBG di dua wilayah itu mencapai 1.480 siswa.
Dadan Disambut Ratusan Siswa
Dalam kunjungan tersebut, meskipun bertepatan dengan hari libur, sekitar 100 siswa dan 56 guru hadir untuk menyambut kedatangan Dadan Hindayana.
“Dan meski tadi libur, mereka (anak-anak di Sekolah Indonesia Jeddah) antusias menanti kedatangan saya dan ada kurang lebih 100 orang dengan 56 guru yang menyambut saya,” ucap dia.
Menurut Dadan, para siswa di Jeddah memiliki hak yang sama dengan siswa di Tanah Air untuk merasakan manfaat MBG.
“Kelihatannya mereka sebagai warga negara Indonesia merasa memiliki hak yang sama dan menginginkan juga program ini dilaksanakan di sana,” kata Dadan.
Mekanisme MBG di Luar Negeri
Dadan menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan program MBG di luar negeri pada prinsipnya tidak berbeda dengan di Indonesia.
“Mekanismenya sama dengan di Tanah Air, kita akan gandeng mitra untuk SPPG,” katanya.
Hanya saja, pelaksanaan program tersebut memerlukan koordinasi lintas kementerian, antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran.
Terkait penyediaan makanan, menu MBG akan disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku lokal di Arab Saudi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
