Connect with us

Politik

Pramono Rencanakan Jam Operasional Perpustakaan dan Museum hingga Malam Hari

Pramono Anung berencana memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum hingga pukul 23.00 WIB.

Logompn

Published

on

Pramono rencanakan jam operasional perpustakaan dan museum hingga malam hari
Pramono Anung perpanjang jam operasional perpustakaan dan museum hingga pukul 23.00 WIB. Gambar : Dok. Pemprov DKI Jakarta

MPN Indonesia 2 Mei 2025 - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum sebagai bagian dari program 100 hari kerjanya untuk meningkatkan akses pendidikan dan keadilan sosial.

Perpustakaan dan Museum Buka Sampai Malam

Pramono Anung mengumumkan rencana memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum di Jakarta hingga pukul 23.00 WIB. 

“Perpustakaan akan kami buka sampai malam, mungkin jam 10 atau jam 11. Kita akan segera lakukan karena ini merupakan bagian untuk memberikan pendidikan dan juga kesempatan kepada anak-anak yang membutuhkan,” ujar Pramono Anung kepada awak media di Balai Kota Jakarta pada Jumat (2/5).

Komitmen terhadap Keadilan Sosial di Bidang Pendidikan

Menurut Pramono Anung, peningkatan akses ke fasilitas pendidikan seperti perpustakaan, taman, dan museum merupakan langkah konkret untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan. 

Pramono Anung menegaskan bahwa kebijakan pemerintah ini bertujuan memberikan kesempatan belajar yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Yang kami akan segera selesaikan adalah hal menyangkut taman, museum juga akan kami buka tidak hanya sampai dengan jam 5 sore, termasuk perpustakaan. Ini salah satu bagian dari keadilan di bidang pendidikan,” kata Pramono Anung.

Pemutihan Ijazah Tahap Kedua

Selain kebijakan memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum, Pramono Anung juga mengumumkan kelanjutan program pemutihan ijazah tahap kedua. 

Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang belum dapat mengambil ijazahnya karena kendala biaya.

Pada Hari Pendidikan Nasional (2/5), sebanyak 371 siswa menerima manfaat dari program tahap kedua ini. Sejauh ini, total 488 siswa telah dibantu dengan nilai keseluruhan Rp 1,69 miliar.

Baca Juga:  Pemerintah Naikkan Limit Investasi Saham Asuransi dan Dana Pensiun jadi 20%

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan bahwa sebanyak 6.652 siswa akan mendapatkan manfaat serupa tahun ini.

“Hari ini sebanyak 371 siswa menerima bantuan untuk tahap kedua. Sehingga sebanyak 488 siswa telah menerima program pemutihan ijazah senilai Rp 1,69 miliar,” ungkap Pramono Anung.

Pramono Anung menekankan pentingnya program ini agar siswa dapat melanjutkan pendidikan atau menggunakan ijazahnya untuk memasuki dunia kerja.

“Tidak boleh ada anak Jakarta yang tertahan masa depannya hanya karena tidak mampu menebus ijazah,” tambah Pramono Anung.

(AKM/NID/RAD)

Trending