Connect with us

Politik

Purbaya: Saya Gak Peduli Thrifting, yang Saya Kendalikan Adalah Barang Ilegal Masuk Indonesia

Menkeu Purbaya menegaskan thrifting tidak dilarang, namun pemerintah akan menindak tegas barang impor ilegal dan memperketat pengawasan di pelabuhan.

Logompn

Published

on

Purbaya saya gak peduli thrifting, yang saya kendalikan adalah barang ilegal masuk indonesia
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Kementerian Keuangan RI

MPN Indonesia 21 November 2025 - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan aktivitas thrifting, namun fokus utama pemerintah adalah memberantas peredaran barang impor ilegal yang masuk ke Indonesia.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (20/11), merespons desakan para pedagang yang meminta legalisasi usaha thrifting.

“Saya nggak peduli dengan bisnis thrifting, yang saya kendalikan adalah barang ilegal yang masuk ke Indonesia. Saya akan membersihkan Indonesia dari barang-barang ilegal yang masuknya ilegal,” ujar Purbaya dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Kementerian Keuangan RI, Jumat (21/11).

Ia menekankan bahwa pembayaran pajak oleh pedagang tidak mengubah status barang yang masuk tanpa izin.

“Pokoknya barang masuk ilegal, saya berhentiin. Saya enggak mungkin buka pasar untuk barang-barang ilegal,” ungkapnya.

Pemerintah Fokus Berantas Barang Ilegal

Purbaya menyatakan pemerintah tidak memberikan toleransi bagi barang impor yang tidak melewati jalur resmi.

Ia menegaskan bahwa pengawasan di pelabuhan akan terus diperketat agar penyelundupan tekstil, termasuk pakaian bekas, dapat dicegah sejak awal.

“Kalau dulu bisa lepas, ke depan-ke depan nggak bisa lagi. Kalau ilegal ya kita bereskan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, termasuk Bea Cukai, agar tidak terlibat dalam praktik ilegal.

“Dan mereka cukup baik, banyak orang baiknya, jadi nggak usah khawatir,” tambahnya.

Pernyataan Purbaya muncul setelah pedagang thrifting, Rifai Silalahi dari Pasar Senen, mengungkap bahwa pedagang harus membayar sekitar Rp550 juta per kontainer kepada oknum Bea Cukai agar barang impor bekas dapat masuk ke pasar domestik.

Baca Juga:  Sah! Uang Konsumsi Rapat Menteri Dijatah Rp171 Ribu per Orang

Purbaya kemudian meminta bukti valid terkait tuduhan tersebut.

“Kalau ada tuduhan itu coba record-nya mana? Saya akan tindak langsung. Kalau cuma ngomong-ngomong saja kan enggak benar kaya gitu, itu namanya fitnah,” tegasnya.

Pedagang Minta Legalisasi Thrifting

Dalam rapat dengan BAM DPR RI pada Rabu (19/11), Rifai Silalahi menyampaikan bahwa sebagian besar pakaian bekas impor memang masuk secara ilegal dan membebani pedagang dengan biaya tinggi.

Ia menyebut adanya pihak yang memfasilitasi masuknya barang-barang tersebut.

“Barang itu bisa masuk tidak sekonyong-konyong sampai ke Indonesia ini terbang sendirinya Pak. Artinya ada yang memfasilitasi. Kami ini sebenarnya korban pak para pedagang,” ucapnya.

Ia juga meminta pemerintah mempertimbangkan legalisasi thrifting agar pedagang dapat membayar pajak secara resmi.

“Apa salahnya thrifting dilegalkan?” tanyanya.

Rifai menyebut industri thrifting melibatkan sekitar 7,5 juta orang di Indonesia.

Strategi Pemerintah Substitusi Produk Lokal

Menanggapi polemik tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan strategi untuk menggantikan produk thrifting dengan barang buatan dalam negeri.

Ia menyebut telah mengkonsolidasikan sebanyak 1.300 merek lokal yang siap mengisi pasar.

“Per hari ini tadi saya sampaikan ke Pak Mendag, kita sudah mengkonsolidir kurang lebih 1.300 merk brand lokal,” jelas Maman dalam keterangannya, Senin (17/11).

Kementerian UMKM bersama Kementerian Perdagangan akan mempercepat transisi ke produk lokal dengan menggandeng para pedagang thrifting.

“Dalam waktu dekat akan kita segera bicarakan dengan seluruh pedagang-pedagang baju-baju bekas kita untuk mendorong substitusinya,” lanjut Maman.

Penekanan pada Pasar Domestik

Purbaya Yudhi Sadewa juga menekankan pentingnya memperkuat pasar domestik untuk mendukung pelaku usaha dalam negeri.

Ia menyebut bahwa 90 persen perekonomian Indonesia bergantung pada permintaan domestik.

Baca Juga:  Dapat Abolisi-Amnesti dari Prabowo, Tom Lembong dan Hasto Bebas dari Jerat Pidana

Menurutnya, dominasi produk asing hanya menguntungkan sedikit pedagang dan tidak memberi manfaat luas bagi perekonomian nasional.

“Kalau yang domestiknya dikuasai asing, dikuasai barang asing, apa untungnya buat pengusaha domestik? Selain pedagang-pedagang yang jumlahnya relatif kecil dibandingkan rakyat kita semua,” pungkasnya.

Ia menilai pedagang dapat beralih ke produk lokal jika menyesuaikan dagangan dengan kebutuhan pasar.

(AKM/NID/RAD)

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film3 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita14 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga29 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita48 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita56 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending