Politik
Video Prabowo Tayang di Bioskop sebelum Mulai Film, Istana: Kalau Komersial Boleh Kenapa Pemerintah Nggak?
Pihak Istana memberikan penjelasan mengenai viralnya penayangan video Presiden Prabowo Subianto di bioskop sebelum pemutaran film.
MPN Indonesia 15 September 2025 - Pihak Istana memberikan penjelasan mengenai viralnya penayangan video Presiden Prabowo Subianto di bioskop sebelum pemutaran film.
Menurut Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, bioskop merupakan ruang publik yang dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai pesan, termasuk pesan dari pemerintah.
“Layar bioskop, sebagaimana televisi, media luar ruang, dan lain-lain, juga ruang publik yang bisa diisi dengan berbagai pesan, termasuk pesan komersial,” ujar Hasan kepada wartawan, Minggu (14/9).
“Kalau pesan komersial saja boleh, kenapa pesan dari pemerintah dan presiden nggak boleh?” tambah dia.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa penggunaan media publik untuk menyampaikan pesan merupakan hal yang lumrah, selama tidak melanggar aturan maupun mengganggu kenyamanan.
“Tentunya sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan keindahan, maka penggunaan media-media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” kata Prasetyo, Minggu (14/9).
Tujuan Penayangan Video Prabowo di Bioskop
Menurut Hasan Nasbi, penayangan video Prabowo di bioskop bertujuan untuk mensosialisasikan kinerja pemerintah kepada masyarakat secara luas.
Hasan menegaskan bahwa pemerintah ingin seluruh rakyat Indonesia memahami apa saja yang telah dikerjakan.
“Pemerintah mau sosialisasi ke seluruh rakyat Indonesia tentang apa yang dikerjakan oleh pemerintah. Agar masyarakat paham banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah,” jelasnya.
Isi Video Prabowo yang Tayang di Bioskop
Sebagai informasi, video Prabowo itu ditayangkan sebelum film dimulai, pada saat waktu tunggu, sama seperti iklan komersial.
Dalam video tersebut ditampilkan cuplikan kegiatan Prabowo yang disertai dengan narasi serta angka-angka pencapaian sejumlah program pemerintah.
Beberapa data yang disampaikan dalam video meliputi 21.760.000 ton total produksi beras nasional hingga Agustus 2025 dan 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.
Disampaikan pula ada 80.000 kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih dan 100 Sekolah Rakyat yang resmi diluncurkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
