Harga minyak dunia stabil pada perdagangan Selasa (23/6) setelah mengalami tekanan pada sesi sebelumnya.
Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada Senin (22/6) di tengah ketidakpastian yang dipicu ketegangan Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak dunia menguat pada Jumat (19/6) setelah Selat Hormuz membebaskan tarif selama 60 hari. Minyak Brent mendekati USD 80 per barel.
Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Jumat (19/6) seiring membaiknya kondisi pengiriman di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia yang mengalami penurunan memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap harga BBM di Indonesia, khususnya BBM nonsubsidi.
Harga WTI berada di bawah 76 dolar AS per barel dan Brent di bawah 79 dolar AS per barel.
Harga minyak dunia yang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir membuka peluang turunnya harga BBM non-subsidi seperti Pertamax.
Harga minyak dunia pada Rabu (17/6) mengalami penurunan selama empat sesi berturut-turut dan diperdagangkan mendekati level terendah dalam tiga bulan.
Harga minyak dunia pada Senin (15/6) mengalami penurunan signifikan setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan damai.
Harga minyak dunia pada Sabtu (13/6) mengalami penurunan signifikan di tengah perkembangan negosiasi Amerika Serikat dan Iran.