AS dan Arab Saudi menandatangani perjanjian nuklir sipil. Kesepakatan tersebut membuka peluang bisnis sekaligus memicu isu pengayaan uranium.
Data terbaru 2025 dari Federasi Ilmuwan Atom menunjukkan hanya ada sembilan negara yang memiliki senjata nuklir, sementara Iran tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Presiden Donald Trump menolak proposal terbaru Iran yang menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade laut AS.
SBY menilai negosiasi nuklir AS dan Iran di Jenewa sebagai momen penentu antara perang atau damai.
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pemerintah akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan membuka negosiasi nuklir dengan AS di tengah tekanan dan ancaman Presiden Donald Trump.
Rusia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan pada 2036 bersama China untuk mendukung Stasiun Penelitian Bulan Internasional.
Kim Jong Un sebut latihan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai ancaman perang dan serukan nuklirisasi cepat.
Kepala BRIN beberkan rencana pengembangan teknologi carbon netting berbasis akselerator nuklir.
Menlu Iran, Seyed Abbas menyatakan Iran memerlukan waktu lebih lama untuk mempertimbangkan kelanjutan negosiasi dengan AS.