Teknologi
Harga Internet Indonesia jadi yang Paling Mahal Se-ASEAN tapi Kecepatannya Paling Lemot Kedua
Harga layanan internet di Indonesia menjadi yang paling mahal di kawasan ASEAN, sementara kecepatannya menempati posisi kedua paling lambat.
MPN Indonesia 11 Oktober 2025 - Harga layanan internet di Indonesia menjadi yang paling mahal di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), sementara kecepatannya menempati posisi kedua paling lambat di wilayah tersebut.
Secara global, Indonesia menempati urutan ke-12 sebagai negara dengan harga internet termahal, bahkan lebih mahal dibandingkan Amerika Serikat, Inggris, dan Hong Kong.
Sementara itu, negara-negara seperti Vietnam, Cina, dan Korea Selatan menawarkan internet cepat dengan harga yang jauh lebih murah.
“Negara-negara Asia seperti Vietnam, Cina, dan Korea Selatan menyediakan internet cepat dengan harga terjangkau, beberapa di antaranya hanya US$ 0,05 per Mbps,” demikian dikutip MPN Indonesia dari laman Visual Capitalist pada Jumat (10/10).
Perbandingan Harga Internet di ASEAN
Berdasarkan data Cable.co.uk dan We Are Social per Februari 2025, tarif internet di Indonesia mencapai US$0,41 atau sekitar Rp6.809 per Mbps.
Jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, tarif internet Indonesia jauh lebih mahal.
Negara tetangga seperti Thailand hanya menetapkan tarif sebesar US$0,02 per Mbps sementara Singapura US$0,03.
Berikut adalah daftar tarif internet fixed broadband per Mbps per bulan di beberapa negara ASEAN:
- Indonesia: US$ 0,41 (Rp6.809)
- Filipina: US$ 0,14 (Rp2.325)
- Malaysia: US$ 0,09 (Rp1.494)
- Vietnam: US$ 0,04 (Rp664)
- Singapura: US$ 0,03 (Rp498)
- Thailand: US$ 0,02 (Rp332)
Namun, harga internet di Indonesia yang tinggi ini tidak dibarengi dengan kecepatan internet yang kompetitif.
Untuk fixed broadband, Indonesia hanya mencatat kecepatan 39,88 Mbps dan untuk mobile broadband 45,01 Mbps, menjadikannya salah satu yang terendah di kawasan ASEAN.
Kecepatan Internet di Negara-Negara ASEAN
Berdasarkan data Speedtest Global Index per Agustus 2025, kecepatan internet Indonesia berada di urutan ke-116 dunia untuk fixed broadband dan ke-83 dunia untuk mobile broadband.
Berikut daftar kecepatan internet mobile broadband dan fixed broadband di negara-negara ASEAN:
Mobile Broadband:
- Brunei Darussalam: 184,86 Mbps (peringkat 9 dunia)
- Singapura: 164,75 Mbps (peringkat 12 dunia)
- Vietnam: 152,17 Mbps (peringkat 16 dunia)
- Malaysia: 143,56 Mbps (peringkat 20 dunia)
- Thailand: 124,33 Mbps (peringkat 30 dunia)
- Filipina: 59,64 Mbps (peringkat 66 dunia)
- Kamboja: 53,58 Mbps (peringkat 76 dunia)
- Indonesia: 45,01 Mbps (peringkat 83 dunia)
- Laos: 42,94 Mbps (peringkat 86 dunia)
Fixed Broadband:
- Singapura: 394,30 Mbps (peringkat 1 dunia)
- Thailand: 262,42 Mbps (peringkat 9 dunia)
- Vietnam: 261,80 Mbps (peringkat 10 dunia)
- Malaysia: 154,03 Mbps (peringkat 41 dunia)
- Filipina: 105,17 Mbps (peringkat 54 dunia)
- Brunei Darussalam: 83,14 Mbps (peringkat 78 dunia)
- Kamboja: 49,32 Mbps (peringkat 105 dunia)
- Laos: 47,46 Mbps (peringkat 109 dunia)
- Indonesia: 39,88 Mbps (peringkat 116 dunia)
- Myanmar: 26,90 Mbps (peringkat 132 dunia)
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
