Connect with us

Teknologi

Microsoft Uji Fitur AI Copilot di Excel untuk Mudahkan Sistem Olah Data

Microsoft mulai menguji fitur AI baru di Microsoft Excel yang bernama ‘Copilot’ untuk membantu pengguna mengisi sel otomatis melalui perintah bahasa alami.

Logompn

Published

on

Microsoft uji fitur ai copilot di excel untuk mudahkan sistem olah data
Microsoft Uji Fitur AI Copilot di Excel untuk Mudahkan Sistem Olah Data | Gambar: Microsoft

MPN Indonesia 25 Agustus 2025 - Microsoft mulai menguji fitur kecerdasan buatan (AI) baru di Microsoft Excel yang diberi nama ‘Copilot’.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mengisi sel secara otomatis melalui perintah bahasa alami.

Uji coba Copilot telah dirilis untuk pengguna Windows dan Mac yang tergabung dalam Saluran Beta dengan lisensi Microsoft 365 Copilot.

Fungsi Copilot memungkinkan pengguna mengisi sel spreadsheet secara otomatis, mengklasifikasikan informasi, merangkum data, membuat tabel, hingga menghasilkan teks berdasarkan instruksi sederhana.

Fitur ini ditenagai model gpt-4.1-mini dari OpenAI, dan merupakan penerus fungsi LABS.GENERATIVEAI yang pertama kali diuji Microsoft pada 2023.

Meskipun begitu, Microsoft menegaskan bahwa data yang dimasukkan ke dalam Copilot tidak digunakan untuk pelatihan AI.

“Input tetap rahasia dan hanya digunakan untuk menghasilkan output yang Anda minta,” tulis perusahaan dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia pada Senin (25/8).

Fungsi Copilot di Microsoft Excel

Melansir The Verge, penggunaan Copilot dilakukan dengan mengetikkan perintah melalui rumus Excel. Misalnya, pengguna yang ingin mengklasifikasikan umpan balik terkait mesin kopi dapat menuliskan rumus =COPILOT(“Classify this feedback”, D4:D18).

Hasil klasifikasi kemudian akan muncul di sel-sel yang ditentukan.

Microsoft memberikan beberapa contoh penggunaan Copilot di Excel, antara lain:

  • Menghasilkan teks: =COPILOT(“Create a description for this product based on its specs”, B2:B8)
  • Merangkum teks: =COPILOT(“Summarize this feedback”, A2:A20)
  • Mengklasifikasikan data: =COPILOT(“Classify this feedback”, D4:D18)

Keterbatasan Copilot

Meski membawa kemudahan, Copilot masih memiliki beberapa kekurangan. Bahkan pihak Microsoft memperingatkan bahwa Copilot dapat memberikan respons yang salah bila digunakan dalam konteks kritis.

Berikut adalah beberapa kekurangan Copilot:

  • Tidak dapat mengakses informasi di luar spreadsheet pengguna.
  • Pengguna hanya bisa menghitung 100 fungsi setiap 10 menit.
  • Tidak disarankan untuk perhitungan numerik.
  • Tidak boleh digunakan dalam skenario berisiko tinggi yang berkaitan dengan hukum, regulasi, atau kepatuhan.
Baca Juga:  Google Rilis AI Gemini Nano Banana Pro, Edit Gambar Makin Terlihat Real!

Di samping kekurangannya, Copilot dapat digabungkan dengan berbagai fungsi bawaan Excel seperti IF, SWITCH, LAMBDA, atau WRAPROWS, sehingga memperluas fleksibilitas pengolahan data.

Microsoft juga berencana meningkatkan kemampuan dasar model AI ini di masa mendatang dan mempertimbangkan penambahan dukungan akses web.

(AKM/NID/RAD)

Trending