Connect with us

Politik

SBY Soroti Negosiasi Nuklir AS-Iran, Sukses atau Gagal?

SBY menilai negosiasi nuklir AS dan Iran di Jenewa sebagai momen penentu antara perang atau damai.

Logompn

Published

on

SBY Soroti Negosiasi Nuklir AS Iran, Sukses atau Gagal?
SBY Soroti Negosiasi Nuklir AS-Iran, Sukses atau Gagal? Gambar: YouTube/ Susilo Bambang Yudhoyono

MPN Indonesia 28 Februari 2026 - Negosiasi nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali digelar secara tidak langsung di Jenewa, Swiss, pada Kamis (26/2).

Perundingan ini menarik perhatian Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menilai proses tersebut sebagai momen penentu dalam sejarah hubungan kedua negara, serta memiliki potensi besar memengaruhi stabilitas politik internasional.

“Hari-hari yang menentukan sejarah Amerika dan Iran: perang atau damai?,” tulis SBY melalui akun X resminya, @SBYudhoyono, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu, (28/2).

Ia menyoroti pentingnya hasil dari perundingan tersebut karena dampaknya akan dirasakan oleh banyak pihak, khususnya negara-negara di kawasan Timur Tengah.

“Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat?” tulis SBY.

SBY memandang proses negosiasi ini sebagai upaya rumit yang diwarnai perbedaan kepentingan mendasar antara AS dan Iran.

Ia menegaskan bahwa membangun opsi yang dapat diterima kedua belah pihak bukanlah hal yang mudah, terlebih ketika di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang.

Tantangan Diplomatik

Negosiasi yang menyangkut masa depan proyek nuklir Iran ini dimediasi oleh pihak ketiga dan berlangsung dalam pertemuan tidak langsung.

Dalam pandangan SBY, keberhasilan diplomasi sangat tergantung pada kemampuan para juru runding untuk membaca kehendak para pemimpin mereka, yakni Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut SBY, membangun keharmonisan antara negosiator dengan pemimpinnya bukan perkara sederhana.

“Membangun ‘harmoni’ antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah,” tulisnya.

Ia menekankan bahwa proses negosiasi memerlukan kesabaran, kecerdasan, serta kesiapan untuk kompromi dan penerapan prinsip take and give.

SBY juga menggarisbawahi karakteristik unik kedua pemimpin. Ia menyebut bahwa Donald Trump memiliki kekhawatiran atas reputasi dan warisan politik yang ingin ia bangun jika negosiasi gagal.

Baca Juga:  Ayatollah Ali Khamenei Siapa? Ini Profil dan Kronologi Wafatnya karena Serangan AS

“Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta legacy indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ayatollah Ali Khamenei dinilai menghadapi tekanan politik yang jauh lebih eksistensial.

“Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan he must go. Berarti, ini merupakan survival interest buat pemimpin Iran itu,” lanjut SBY.

Potensi Perang

Berbagai pihak memperkirakan kegagalan perundingan dapat menjadi pemicu konflik bersenjata.

SBY mengibaratkan situasi sebagai kondisi yang sudah matang dan tinggal menunggu perintah dari kedua pemimpin.

Namun, ia menilai bahwa terjadinya perang tidak serta-merta menjadi kepastian.

“Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah,” tegasnya.

SBY juga mengingatkan agar suara para jenderal dan petinggi militer tidak diabaikan dalam proses pengambilan keputusan.

Ia mencontohkan pengalaman AS dalam konflik sebelumnya sebagai referensi penting dalam konteks ini.

“Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak, dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan,” ujarnya.

Pesan SBY untuk Pemimpin Dunia

Di penghujung pernyataannya, SBY menyampaikan pesan kepada para pemimpin dunia agar mempertimbangkan keputusan berperang secara bijak.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan peperangan sangat ditentukan oleh kesiapan dan pemahaman prajurit terhadap tujuan mereka.

“Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati),” tutup SBY.

(AKM/NID/RAD)

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita18 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita26 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita50 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti59 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga5 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending