Connect with us

Internasional

Qatar Tembak Jatuh Dua Jet Tempur Millik Iran

Qatar menembak jatuh dua jet tempur Iran Su-24 dan mencegat rudal serta drone dalam eskalasi konflik Timur Tengah.

Logompn

Published

on

Qatar Tembak Jatuh Dua Jet Tempur Millik Iran
Qatar Tembak Jatuh Dua Jet Tempur Millik Iran. Gambar: AFP

MPN Indonesia 4 Maret 2026 - Angkatan Udara Qatar menembak jatuh dua pesawat tempur milik Iran jenis Sukhoi Su-24 pada Minggu (1/3), menyusul serangan balasan Teheran ke wilayah-wilayah Timur Tengah sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel.

Insiden tersebut terjadi di wilayah udara Qatar, yang saat itu menjadi salah satu target serangan Iran.

Kementerian Pertahanan Qatar menyampaikan bahwa dua jet tempur tersebut berhasil dijatuhkan, bersama dengan pencegatan terhadap tujuh rudal balistik dan lima drone sebelum mencapai sasaran.

“Ancaman ditangani segera setelah terdeteksi sesuai rencana operasional, dan seluruh rudal berhasil dihancurkan sebelum mencapai targetnya,” demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Qatar, dikutip MPN Indonesia melalui Al Jazeera pada Rabu, (4/3).

Qatar mengecam keras tindakan Iran yang dianggap sembrono dan tidak bertanggung jawab karena menargetkan wilayahnya dalam rangka pembalasan terhadap serangan AS-Israel.

Serangan-serangan ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik internasional yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi Konflik Iran dan Dampaknya di Kawasan

Dalam beberapa hari terakhir sebelum insiden di Qatar, Iran meluncurkan serangan balasan terhadap sejumlah negara di kawasan, termasuk Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Serangan ini merupakan bagian dari respons militer Teheran setelah serangan AS-Israel yang dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Koresponden Al Jazeera di Doha, Zein Basravi, menyebut insiden jatuhnya pesawat Iran sebagai eskalasi militer besar.

“Ini berpotensi menjadi awal pertempuran udara langsung dalam konflik yang telah meningkat tajam selama tiga hari terakhir,” ujarnya

Baca Juga:  RI Masih Negosiasi dengan Iran agar Kapal Tanker Pertamina Bisa Lewat Selat Hormuz

Hingga Senin (2/3), pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim Qatar tersebut.

Namun, sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa Iran memiliki hak untuk membela diri dengan seluruh kekuatan sebagai respons atas serangan AS dan Israel.

Baghaei mengatakan bahwa militer Iran bertindak untuk membela kedaulatan nasional dan integritas wilayah Iran dari tindakan agresi barbar.

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir-Saeid Iravani, juga menegaskan bahwa respons Teheran bersifat sah, perlu, dan proporsional.

“Kami hanya menargetkan sasaran militer dan tidak menyerang warga sipil maupun kepentingan negara tetangga. Menurut hukum internasional, setiap negara berkewajiban memastikan wilayahnya tidak digunakan untuk tindakan agresi terhadap negara lain,” ujarnya.

Serangan Iran Picu Ketegangan Energi dan Ekonomi

Selain serangan ke wilayah-wilayah negara Teluk, fasilitas energi juga menjadi target.

QatarEnergy, produsen gas alam cair (LNG) milik negara Qatar, menghentikan produksinya di dua lokasi akibat serangan drone Iran.

Dampaknya, harga gas grosir di Eropa melonjak lebih dari 50 persen, sementara harga LNG di Asia naik hampir 39 persen, dan harga minyak naik sekitar sembilan persen.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan bahwa dua drone mencoba menyerang kilang Ras Tanura pada Senin pagi, menyebabkan kebakaran kecil setelah berhasil dicegat.

Rekaman yang diverifikasi menunjukkan asap mengepul dari fasilitas minyak di pantai Teluk Arab Saudi.

Menurut Hassan Ahmadian, asisten profesor di Universitas Teheran, serangan terhadap fasilitas energi bertujuan untuk menekan AS melalui lonjakan harga minyak global.

Serangan-serangan itu bertujuan untuk meningkatkan tekanan agar Amerika Serikat mempertimbangkan kembali agresinya terhadap negara tersebut melalui kenaikan harga minyak dan energi secara global.

Baca Juga:  Israel Boikot Jarum Suntik, Vaksin, hingga Botol Susu Bayi Masuk ke Gaza

Reaksi Internasional dan Ketegangan Regional

Serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah menuai kecaman dari sejumlah negara kawasan dan sekutunya, termasuk Amerika Serikat.

Dalam pernyataan bersama pada Minggu (1/3), mereka mengecam serangan rudal dan drone tanpa pandang bulu dan sembrono Iran terhadap wilayah kedaulatan negara-negara di kawasan.

“Serangan-serangan yang tidak beralasan ini menargetkan wilayah kedaulatan, membahayakan penduduk sipil, dan merusak infrastruktur sipil,” ujar pernyataan tersebut.

Mereka juga menegaskan hak mereka untuk membela diri dalam menghadapi serangan-serangan ini.

(ADN/NID/RAD)

Trending