Connect with us

Viral

Mayat Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Ditutup Pakaian dan Ditaburi Bubuk Kopi

Penemuan mayat wanita tinggal tulang di Depok menggegerkan warga. Polisi menyelidiki hilangnya sejumlah barang milik korban.

Logompn

Published

on

Mayat Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Ditutup Pakaian dan Ditaburi Bubuk Kopi
Mayat Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Ditutup Pakaian dan Ditaburi Bubuk Kopi. Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 10 Maret 2026 - Seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan tewas dalam kondisi tinggal tulang di rumahnya yang berada di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu pagi (7/3).

Jasad ditemukan oleh anaknya berinisial L dan kekasihnya R saat keduanya tengah membersihkan rumah korban. Jenazah ditemukan dalam tumpukan pakaian dan ditaburi bubuk kopi.

Penemuan jasad bermula saat L dan R datang ke rumah korban pada Jumat malam (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Keduanya sempat menginap di ruang tengah sebelum mulai membersihkan rumah keesokan paginya.

Saat R membersihkan kamar dan mengangkat tumpukan pakaian serta karpet, ia menemukan sepasang kaki manusia dalam kondisi tulang belulang dan kulit mengering.

“Tiba-tiba saksi R melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering,” ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh dalam keterangannya, Senin (9/3).

Selain kondisi jenazah yang tertutup pakaian, polisi menemukan bubuk kopi di sekitar jasad.

“Hasil pengecekan identifikasi, ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban,” ungkap Chairul.

Kronologi Kunjungan ke Rumah Korban

Kedatangan L dan R ke rumah korban merupakan kunjungan kedua.

Pada Februari 2026, keduanya sempat datang bersama ibu L setelah mendapat informasi dari tante L bahwa DH sedang berada di rumah teman sekolahnya di Sukabumi, Jawa Barat.

Saat itu, pagar rumah dalam keadaan terkunci gembok dari luar, namun pintu rumah tidak terkunci.

Mereka membuka paksa gembok pagar dan mendapati kondisi rumah dalam keadaan berantakan.

Di kamar, L sempat melihat tumpukan pakaian, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau aneh.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bongkar Penyebab Longsor Tebing Arjasari Bandung: Hutan Jadi Kebun Palawija

Karena rumah dalam keadaan berantakan, mereka hanya membersihkan pekarangan dan mengganti kunci gembok pagar sebelum meninggalkan lokasi.

Pada Jumat malam (6/3), L dan R kembali ke rumah korban untuk melanjutkan pembersihan.

Mereka bermalam di ruang tengah, lalu mulai membersihkan rumah pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

L membersihkan dapur, sementara R membersihkan area tengah dan kamar-kamar. Saat merapikan tumpukan pakaian, R menemukan jasad korban.

Setelah penemuan tersebut, R langsung memberi tahu L dan mereka segera melapor ke Ketua RT setempat yang kemudian meneruskan informasi ke Polsek Cinere.

Dugaan Kehilangan Barang dan Riwayat Korban

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah barang milik korban dinyatakan hilang, antara lain:

  • 1 unit sepeda motor Suzuki Adres dengan pelat nomor B 6613 ZME
    Kunci kontak dan STNK sepeda motor
    1 unit ponsel milik korban

Polisi menyebutkan bahwa BPKB sepeda motor tersebut sebelumnya telah dijadikan jaminan pinjaman kredit.

Korban diketahui tinggal bersama suami sirinya yang keberadaannya saat ini tidak diketahui.

“Bahwa korban sehari-hari tinggal bersama dengan suami sirinya,” kata Chairul.

Berdasarkan keterangan Ketua RT, Sagian Safrudin, korban dan suami sirinya diketahui pernah terlibat keributan rumah tangga.

“Menurut keterangan Ketua RT. Sdr. Sagian Safrudin bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya,” jelas Chairul.

Proses Penyelidikan Berlanjut

Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait penemuan mayat tersebut.

Jenazah DH telah dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi.

Sementara itu, keterangan dari para saksi, termasuk anak korban dan kekasihnya, telah dikumpulkan.

Polisi juga memeriksa lokasi sekitar dan berupaya mendapatkan rekaman CCTV untuk mengungkap lebih jauh peristiwa ini.

Kasus ini ditangani oleh Polsek Cinere dan Polres Metro Depok.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk Ibu yang Bayinya Sempat Diberikan ke Orang Lain di RS Bandung

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan penyisiran bukti di lokasi masih berlangsung guna mengungkap penyebab kematian serta pihak yang diduga terlibat.

(AKM/NID/RAD)

Trending