Connect with us

Berita

Ratusan Ijazah Siswa di Yogyakarta Masih Ditahan Sekolah, ORI DIY Turun Tangan

Ratusan siswa di Yogyakarta melaporkan penahanan ijazah oleh sekolah, yang menghambat mereka melanjutkan pendidikan dan mencari pekerjaan.

Adinda

Published

on

Ratusan Ijazah Siswa di Yogyakarta Masih Ditahan Sekolah, ORI DIY Turun Tangan
Ratusan Ijazah Siswa di Yogyakarta Masih Ditahan Sekolah, ORI DIY Turun Tangan. Gambar : Dok. KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO

MPN Indonesia 31 Oktober 2024 - Ratusan ijazah siswa di Yogyakarta dilaporkan masih ditahan oleh pihak sekolah, mendorong banyak orang tua untuk mengadu ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Para siswa yang terpengaruh tersebar di berbagai kabupaten dan kota di DIY, menghadapi kesulitan melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan akibat kebijakan penahanan ijazah ini.

Pengaduan Siswa yang Ijazahnya Ditahan Sejak 2016

Salah satu kasus yang dilaporkan melibatkan Ayu, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Kabupaten Sleman.

Ijazahnya telah ditahan sejak 2016 karena adanya tunggakan pembayaran sekolah.

Ayu mengungkapkan hal ini saat mendatangi Kantor ORI DIY di Jalan Affandi, Sleman, pada Rabu (30/10).

“Saya lulus 2016, tetapi ijazah belum diberikan karena belum bayar tunggakan,” ujarnya.

Jumlah tunggakan yang harus dilunasi Ayu mencapai sekitar Rp5 juta.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail tunggakan tersebut karena pada saat itu orang tuanya yang menangani pembayaran sekolah.

Setelah kelulusan, saat menanyakan ijazahnya, pihak sekolah menolak menyerahkan dokumen itu karena tunggakan belum dibayar.

Kondisi ini membuat Ayu tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

“Saya ingin kuliah, tetapi belum bisa karena ijazah saya masih ditahan sejak 2016,” tambahnya.

ORI DIY: Penahanan Ijazah Terjadi di Seluruh Kabupaten dan Kota

Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masturi, mengungkapkan bahwa penahanan ijazah di sekolah-sekolah tidak hanya dialami oleh Ayu, tetapi juga terjadi secara meluas di seluruh kabupaten dan kota di Yogyakarta.

Baca Juga:  384 Jemaah Haji Tiba di Yogyakarta

ORI DIY telah menerima 278 aduan terkait penahanan ijazah hingga saat ini.

“Ini merupakan kasus paling masif yang pernah kami terima. Sebelumnya, aduan hanya datang dari satu atau dua orang, tetapi kini jumlahnya sangat banyak, dari SMP, SMA, dan SMK,” jelas Budhi.

ORI DIY berencana menangani kasus ini dengan cermat, termasuk mengumpulkan data lengkap mengenai siswa yang mengalami penahanan ijazah.

Mereka juga meminta pihak sekolah untuk melaporkan jumlah siswa yang menghadapi masalah serupa, serta memberikan klarifikasi terkait kebijakan pendidikan yang diterapkan di masing-masing sekolah.

Larangan Penahanan Ijazah Berdasarkan Perda DIY

Budhi menegaskan bahwa penahanan ijazah oleh sekolah melanggar peraturan.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 10 Tahun 2013, sekolah dilarang menahan ijazah atau hak-hak pendidikan siswa karena alasan kewajiban administrasi yang belum terpenuhi.

“Seharusnya tidak boleh. Dalam Perda Nomor 10 Tahun 2013 jelas disebutkan bahwa sekolah dilarang mengaitkan hak-hak siswa atas pendidikan yang telah mereka tempuh, termasuk ijazah, dengan kewajiban administrasi,” tegasnya.

Kebijakan ini dirancang untuk mendukung program pemerataan pendidikan di Yogyakarta, dengan tujuan agar setiap siswa dapat melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja tanpa kendala birokrasi terkait ijazah.

Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi tantangan di lapangan.

Langkah Selanjutnya dari ORI DIY

Saat ini, ORI DIY tengah mengumpulkan data dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan untuk menyusun solusi terkait kasus penahanan ijazah ini.

Data tersebut mencakup nama-nama siswa yang ijazahnya ditahan serta alamat mereka, guna mempercepat proses penyelesaian.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperbaiki kebijakan pendidikan di DIY dan memastikan agar program pemerataan pendidikan dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Kakak Beradik di Gunungkidul Bakar Sekolah, Diduga Dendam jadi Korban Bullying

ORI DIY berharap agar sekolah-sekolah segera memberikan klarifikasi dan melepaskan ijazah siswa yang masih ditahan.

Jika masalah ini tidak diselesaikan, banyak siswa seperti Ayu akan terus mengalami kesulitan dalam melanjutkan pendidikan atau mengakses pekerjaan, yang pada akhirnya berdampak pada masa depan mereka.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga21 seconds ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita19 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita27 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita51 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending