Berita
Polri Gelar Operasi Ketupat 2026 untuk Amankan Mudik
Polri resmi menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Ribuan personel dikerahkan dengan dukungan teknologi pemantauan lalu lintas.
MPN Indonesia 14 Maret 2026 - Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H.
Operasi ini dilaksanakan secara nasional mulai 13 hingga 26 Maret 2026, dengan apel gelar pasukan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3).
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan masyarakat selama mudik dan Lebaran.
“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat itu adalah Polri hadir untuk menjaga momentum sosial dan momentum spiritual, memastikan bahwa rangkaian bulan suci Ramadan hingga Idulfitri, hingga mudik dan balik itu harus aman. Operasi Ketupat itu adalah operasi kemanusiaan, jadi keselamatan itu yang paling utama,” tegas Irjen Agus, dikutip MPN Indonesia melalui laman Humas Polri pada Sabtu, (14/3).
Operasi ini mengusung tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia dengan pelibatan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, kementerian dan lembaga lain, serta pendirian pos-pos pengamanan di titik-titik strategis.
Menurut Irjen Agus, personel Operasi Ketupat mencapai ribuan.
“Jumlah personel ribuan personel, ya. Karena ada dari Polri, dari TNI, dari kementerian, lembaga, dari stakeholder lainnya, termasuk juga pembuatan pos-pos pengamanan. Ini juga banyak sekali, jumlah posnya,” ujarnya.
Fokus Pengamanan dan Dukungan Teknologi
Operasi Ketupat 2026 menargetkan lima klaster utama pengamanan, yaitu:
- Jalan tol
- Jalan arteri
- Pelabuhan penyeberangan seperti Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk
- Tempat ibadah seperti masjid
- Destinasi wisata termasuk mal dan jalan alternatif
Selain menempatkan personel, Polri memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengelolaan lalu lintas selama periode mudik 2026.
Pemantauan dilakukan menggunakan drone, kamera pengawas (CCTV), dan body camera yang dipasang di personel lapangan.
“Operasi Ketupat saat ini menggunakan dukungan teknologi. Kami memantau kondisi lalu lintas menggunakan drone dan perangkat lainnya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Irjen Agus.
Skema Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional berdasarkan hasil pemantauan traffic counting.
Jika arus kendaraan di jalan tol mencapai 5.500 kendaraan per jam, maka akan diberlakukan contraflow satu lajur.
Bila volume meningkat hingga 6.500 kendaraan per jam, contraflow diperluas menjadi dua lajur.
Bila kemacetan tetap terjadi, sistem one way tahap pertama akan diterapkan dari KM 70 hingga KM 236 arah Jawa Tengah.
“Jika kondisi masih padat, maka akan diberlakukan one way tahap pertama dari kilometer 70 hingga kilometer 236 menuju Jawa Tengah untuk mengurai kepadatan arus kendaraan,” jelas Kakorlantas.
Selain di tol, pengaturan lalu lintas juga diterapkan di jalur arteri dan kawasan wisata.
Di Gadog, sistem one way menuju Puncak akan diberlakukan setiap akhir pekan pada pagi hari, dengan evaluasi pada sore harinya.
Rekayasa serupa juga direncanakan untuk jalur Bogor–Sukabumi (Bocimi), kawasan wisata Malang Raya, dan titik-titik rawan kemacetan seperti simpul arus di Mengkreng, Jawa Timur.
“Seluruh skenario rekayasa lalu lintas sudah kami siapkan melalui survei lapangan dan tactical floor game agar pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan optimal,” ungkap Irjen Agus.
Koordinasi dan Penambahan Sarana Operasional
Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 bergantung pada kolaborasi lintas sektor.
Polri telah menggelar rapat koordinasi dan latihan tactical floor game untuk menyusun skenario penanganan mudik.
“Stakeholder dan kolaborasi adalah kunci. Kita sudah rapat, kita sudah latihan tactical floor game, kita sudah rakor, kita sudah mengevaluasi Ketupat tahun lalu, sehingga diharapkan Operasi Ketupat 2026 ini akan lebih lancar, lebih baik,” ujar Irjen Agus.
Untuk mendukung pelayanan di lapangan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan 50 unit kendaraan operasional kepada masing-masing dari tiga Polda yang terdampak bencana.
“Setiap Polda mendapatkan 50 kendaraan untuk mendukung pelayanan Operasi Ketupat, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau,” ungkap Jenderal Listyo.
Penekanan pada Keselamatan dan Pelayanan Publik
Polri menekankan bahwa kehadiran anggota bukan hanya di ruas jalan, tetapi juga dalam memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama mudik dan balik.
“Kehadiran anggota Polri harus menjamin masyarakat berangkat mudik dengan aman, sampai tujuan dengan aman dan bahagia, serta kembali juga dengan selamat,” kata Irjen Agus.
Operasi Ketupat 2026 dirancang sebagai bentuk pelayanan publik berbasis kemanusiaan oleh Polri, dengan target utama keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menjalankan tradisi mudik Lebaran.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
