Connect with us

Internasional

Pejabat Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani Meninggal Dunia

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, tewas dalam serangan udara yang dilakukan Israel pada Senin malam (16/3).

Logompn

Published

on

Pejabat Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani Meninggal Dunia
Pejabat Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani Meninggal Dunia | Gambar: AA/Fatameh Bahrami

MPN Indonesia 18 Maret 2026 - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, tewas dalam serangan udara yang dilakukan Israel pada Senin malam (16/3).

Larijani merupakan tokoh sentral di pemerintahan Iran. Dikutip MPN Indonesia dari The Times of Israel, ia dikenal luas sebagai figur de facto yang memimpin negara itu setelah kematian Khamenei.

Larijani berusia 67 tahun dan merupakan mantan anggota Garda Revolusi Iran serta mantan Ketua Parlemen Iran periode 2008–2020.

“Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, telah gugur sebagai martir,” demikian pernyataan media pemerintah Iran, dikutip MPN Indonesia dari WSBT.

Putra Larijani, Morteza Larijani, juga turut menjadi korban tewas dalam serangan tersebut.

Tokoh Penting di Iran

Sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Larijani memegang kendali atas kebijakan militer, diplomasi, dan keamanan dalam negeri Iran.

Ia juga memainkan peran utama dalam mengelola krisis besar, seperti konflik militer dengan Israel–AS, protes domestik anti-pemerintah, dan negosiasi nuklir dengan AS.

Larijani dikenal sebagai arsitek pendekatan strategis Iran terhadap Barat. Ia memimpin perundingan nuklir sejak 2005 hingga 2007 dan kembali berperan dalam pembicaraan nuklir tidak langsung dengan AS awal Februari 2026 di Oman.

“Status dan pengaruhnya jauh melampaui posisi formal apa pun yang pernah dipegangnya,” ungkap mantan Penasihat Keamanan Nasional Israel, Meir Ben-Shabbat.

Larijani Diincar AS

Selama 18 hari terakhir, puluhan pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan udara.

Di antaranya adalah Kepala Pasukan Basij Korps Garda Revolusi Islam, Gholamreza Soleimani.

Menurut Ben-Shabbat, rentetan serangan ini merupakan bagian dari upaya “pembongkaran rantai komando dan kendali ideologis, politik, dan operasional rezim Iran”.

Baca Juga:  Fakta-Fakta Penembakan di Gedung Putih, Identitas Pelaku Terungkap

Larijani menjadi target utama intelijen Israel dan AS. Sebelumnya, AS telah menetapkan hadiah hingga USD10 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang keberadaannya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending