Connect with us

Internasional

Negosiasi Alot, Trump Ancam Blokade Kapal di Selat Hormuz

Donald Trump mengumumkan rencana blokade terhadap kapal yang terkait dengan Iran di Selat Hormuz mulai Senin (13/4) pukul 10.00 pagi waktu AS.

Logompn

Published

on

Negosiasi Alot, Trump Ancam Blokade Kapal di Selat Hormuz
Negosiasi Alot, Trump Ancam Blokade Kapal di Selat Hormuz. Gambar: Reuters/Jonathan Ernst

MPN Indonesia 13 April 2026 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana blokade terhadap kapal yang terkait dengan Iran di Selat Hormuz mulai Senin (13/4) pukul 10.00 pagi waktu AS.

Langkah itu diambil menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa blokade akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal dari semua negara yang menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran.

Kendati demikian, mereka tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz menuju pelabuhan non-Iran.

Sementara itu, Donald Trump sebelumnya menyampaikan ancaman yang lebih luas terhadap aktivitas maritim Iran, termasuk tindakan terhadap kapal yang membayar pungutan kepada Teheran.

“Tidak seorang pun yang membayar pungutan ilegal akan mendapatkan perjalanan aman di laut lepas,” kata dia, dikutip MPN Indonesia dari Reuters.

“Setiap warga Iran yang menembak ke arah kami, atau ke arah kapal-kapal damai, akan dihancurkan,” sambungnya.

Pernyataan Iran

Blokade ini diumumkan setelah perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyalahkan pihak AS atas kegagalan tersebut dengan menyatakan bahwa para negosiator Amerika mengubah “aturan main” ketika kesepakatan “hanya tinggal beberapa inci lagi”.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menanggapi ancaman AS dengan menyatakan bahwa Teheran tak akan tinggal diam atas segala serangan.

“Jika kalian melawan, kami akan melawan, dan jika kalian mengajukan argumen logis, kami akan menanggapinya dengan logika,” katanya dalam komentar yang disiarkan media pemerintah.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut akan dianggap melanggar gencatan senjata yang berlaku hingga 22 April dan “akan ditindak tegas”.

Baca Juga:  Trump Kenakan Tarif Impor 30% untuk Meksiko dan Uni Eropa

Dampak terhadap Dunia Internasional

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi sekitar 20% pasokan energi global. Sejak konflik meningkat pada 28 Februari, lalu lintas maritim di wilayah tersebut melambat drastis akibat kontrol Iran, yang hampir melumpuhkan pengiriman minyak dan gas dunia.

Ancaman blokade dari Amerika Serikat pun langsung memicu lonjakan harga minyak mentah.

Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, minyak mentah AS naik 8% menjadi 104,24 dolar AS per barel dan minyak mentah Brent meningkat 7% menjadi 102,29 dolar AS per barel.

(ADN/NID/RAD)

Trending