Connect with us

Viral

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Dalam Mobil BR-V yang sudah Terparkir Sebulan

Mayat pria asal Jepara ditemukan membusuk dalam mobil di Sleman, diduga tewas akibat keracunan karbon monoksida.

Logompn

Published

on

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Dalam Mobil BRV yang sudah Terparkir Sebulan
Geger! Mayat Pria Ditemukan di Dalam Mobil BRV yang sudah Terparkir Sebulan. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@arjunabalagitaofficial

Jawa Tengah, MPN Indonesia 13 April 2026 - Penemuan mayat seorang pria di dalam mobil BR-V menggegerkan warga Padukuhan Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, pada Minggu (12/4) pagi.

Korban diketahui berinisial ALB (29), seorang mahasiswa asal Jepara, Jawa Tengah.

Jenazah ditemukan dalam kondisi membusuk di kursi kemudi mobil yang telah terparkir di area Gedung Serbaguna Tiyasan selama kurang lebih satu bulan.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melaksanakan gotong royong sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi identitas korban dan kronologi awal kejadian.

“Identitas orang yang meninggal dunia di dalam mobil BR-V warna hijau mutiara yakni inisial ALB (29), laki-laki. (Dari kartu identitas pekerjaan) mahasiswa, warga Jepara,” kata Argo saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (13/4).

Penemuan mayat tersebut bermula ketika warga hendak mengambil pasir di balai padukuhan dan menemukan satu unit mobil Honda BR-V yang terparkir.

Setelah dilakukan pengecekan, warga mendapati korban sudah tidak bernyawa di dalam kendaraan.

“Saat ditemukan, mayat memakai kaus lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna abu-abu dengan posisi duduk di belakang kemudi dalam kondisi sudah membusuk,” ungkap Argo.

Hasil Pemeriksaan Polisi

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah saudaranya di Condongcatur pada Kamis (5/3) sekitar pukul 07.25 WIB dengan mengendarai mobil Honda BR-V berwarna hijau mutiara.

Sejak saat itu, korban tidak kembali dan tidak dapat dihubungi.

Keluarga juga menyebutkan bahwa korban tidak membawa KTP maupun SIM karena dompetnya tertinggal di rumah saudaranya.

Hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polresta Sleman dan forensik RS Bhayangkara Polda DIY tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga:  Viral! Pendaki Bawa Sound Horeg ke Gunung Andong

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan forensik RS Bhayangkara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” jelas Argo.

Namun, ditemukan lebam berwarna merah cerah yang menimbulkan dugaan korban meninggal akibat keracunan karbon monoksida karena berada terlalu lama di dalam mobil.

Barang Bukti

Di lokasi penemuan mayat, petugas menemukan sejumlah barang milik korban yang berada di dalam mobil, antara lain kunci mobil BR-V, jam tangan merek Fossil, telepon genggam merek Samsung, tas pinggang, perangkat TWS, dan botol parfum.

Seluruh barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi memperkirakan waktu kematian korban berkisar antara 15 hingga 37 hari sebelum penemuan, mengingat kondisi jenazah yang berada di ruang tertutup.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk visum et repertum.

Pihak keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, sebelum membawa pulang jenazah ke Jepara, Jawa Tengah.

(AKM/NID/RAD)

Trending