Connect with us

Berita

UT Purwokerto Latih 235 Mahasiswa Kuasai Riset dan Sitasi Digital, Siap Tembus Jurnal Internasional

Universitas Terbuka (UT) Purwokerto melatih 235 mahasiswa dalam penguasaan metode penelitian modern dan teknik sitasi digital.

Logompn

Published

on

Dorong Riset Modern, UT Purwokerto Latih 235 Mahasiswa Kuasai Sitasi Digital
UT Purwokerto Latih 235 Mahasiswa Kuasai Riset dan Sitasi Digital. Gambar: Instagram/@utpurwokerto

MPN Indonesia 23 April 2026 - Universitas Terbuka (UT) Purwokerto melatih 235 mahasiswa dalam penguasaan metode penelitian modern dan teknik sitasi digital.

Kegiatan bimbingan akademik ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah.

Program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan dunia akademik yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan akurasi dalam pengolahan referensi.

Materi Pembelajaran

Para peserta mengikuti pembekalan intensif yang difokuskan pada penyusunan penelitian secara terstruktur serta pemanfaatan tools sitasi otomatis.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan teknis dan pemahaman konseptual agar mampu menghasilkan tulisan ilmiah sesuai standar publikasi nasional maupun internasional.

“Pihak kampus menekankan bahwa penguasaan riset sejak dini menjadi bekal penting bagi mahasiswa, terutama dalam menghadapi tugas akhir hingga peluang publikasi di jurnal nasional maupun internasional,” demikian pernyataan UT Purwokerto dalam keterangan tertulis yang diterima MPN Indonesia pada Kamis (23/4).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga melakukan praktik langsung penyusunan karya ilmiah.

Selain sebagai sarana peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi akademik yang produktif.

Para peserta bisa berdiskusi, bertukar ide, serta memperluas wawasan mengenai strategi penelitian yang efektif di tengah perkembangan teknologi saat ini.

“Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa UT Purwokerto tidak hanya mampu menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dalam bidang akademik, khususnya dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Baterai Nuklir Mini Buatan China Disebut Bisa Bertahan 50 Tahun Tanpa Dicas

Trending