Connect with us

Berita

Kepala BNPB Kunjungi Aceh Tamiang, Tinjau Progres Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana

Kepala BNPB Suharyanto meninjau pembangunan hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang pasca Siklon Senyar.

Logompn

Published

on

Kepala BNPB Kunjungi Aceh Tamiang, Tinjau Progres Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana
Kepala BNPB Kunjungi Aceh Tamiang, Tinjau Progres Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana. Gambar: Dok. BNPB

MPN Indonesia 24 April 2026 - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (22/4).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi basah akibat Siklon Tropis Senyar yang terjadi pada akhir November 2025.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor, serta menyerap langsung kebutuhan warga di lapangan.

“Di sini masyarakat dulunya tidak punya rumah dan menyewa tempat tinggal. Begitu kena banjir, rumah yang disewa hancur, mereka bingung mau ke mana. DTH pun mereka tidak dapat, karena mereka sewa dan tidak punya rumah. Sehingga BNPB mengambil langkah inisiatif membangun huntara untuk mereka,” jelas Suharyanto dalam keterangan yang diterima MPN Indonesia pada Kamis (25/4).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pascabencana.

“Ini salah satu terobosan bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah bisa memecahkan masalah terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan sebelumnya tidak punya rumah atau sewa,” kata Suharyanto.

Melalui langkah ini, BNPB bersama pemerintah daerah berupaya memastikan bantuan pemerintah menjangkau kelompok rentan yang terdampak longsor dan banjir bandang di Aceh Tamiang.

Peninjauan Progres Hunian Sementara

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah hunian sementara di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Setibanya di lokasi, Kepala BNPB disambut warga, termasuk anak-anak, dan melakukan dialog langsung untuk mengetahui kebutuhan yang masih diperlukan.

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap unit hunian sementara yang sedang dalam tahap penyelesaian.

Baca Juga:  BPBD Jabar Imbau Warga Waspada Longsor Susulan di Nagreg

Dalam evaluasi di lapangan, Suharyanto meminta pengembang segera menyelesaikan sejumlah kekurangan dengan target rampung dalam lima hari ke depan agar hunian sementara tersebut dapat segera ditempati warga.

Huntara ini disiapkan sebagai solusi sementara bagi masyarakat terdampak yang tidak memperoleh Dana Tunggu Hunian (DTH) karena tidak memiliki rumah dengan status kepemilikan.

Menurut Suharyanto, langkah pembangunan hunian sementara ini merupakan bentuk komitmen bantuan pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Beri Bantuan Sembako untuk Warga

Selain meninjau pembangunan hunian sementara di Desa Sukajadi, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan pemerintah berupa sembako kepada warga serta bingkisan untuk anak-anak guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan BNPB dalam penanganan dampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh Tamiang.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak.

Di lokasi tersebut, Suharyanto kembali berdialog dengan warga untuk mendengar aspirasi dan memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian dari evaluasi kebijakan dan peningkatan layanan pemerintah dalam penanganan pascabencana.

Melalui kunjungan ini, BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang dan longsor hingga proses pemulihan berjalan.

(AKM/NID/RAD)

Trending