Connect with us

Internasional

Kecelakaan Bus Peziarah di Iran Akibat Rusak Rem Tewaskan 28 Orang

Kecelakaan bus tragis di Provinsi Yazd, Iran menewaskan 28 peziarah asal Pakistan saat dalam perjalanan menuju Karbala untuk Arbaeen.

Actress 1299250

Published

on

Kecelakaan Bus Peziarah di Iran Akibat Rusak Rem Tewaskan 28 Orang
Kecelakaan bus di Iran. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Agustus 2024 - Pada Selasa malam, (20/8), kecelakaan lalu lintas terjadi di Provinsi Yazd, Iran.

Sebuah bus yang mengangkut peziarah asal Pakistan mengalami kecelakaan yang menewaskan sedikitnya 28 orang dan menyebabkan 23 lainnya terluka.

Insiden ini mengundang perhatian publik karena tingginya jumlah korban jiwa.

Menurut laporan awal dari otoritas setempat, kecelakaan ini terjadi akibat kegagalan sistem pengereman bus.

Kerusakan Rem Sebabkan Kecelakaan Maut

Penyelidikan awal yang dilakukan oleh polisi lalu lintas Iran mengonfirmasi bahwa kecelakaan bus tersebut disebabkan oleh masalah teknis pada sistem pengereman.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan transportasi umum di negara tersebut.

Dari jumlah korban jiwa, diketahui bahwa 11 di antaranya adalah perempuan dan 17 lainnya laki-laki, sebagaimana diungkapkan oleh direktur jenderal manajemen krisis Provinsi Yazd dalam pernyataan yang disampaikan melalui televisi pemerintah Iran.

Sementara itu, dari total 23 korban yang terluka, tujuh orang dilaporkan dalam kondisi kritis, sedangkan enam orang lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan intensif.

Dalam menghadapi tragedi ini, Iran telah mengundang layanan konsuler Pakistan untuk berkoordinasi dalam menangani korban dan mengurus berbagai prosedur yang diperlukan.

Peziarah dari Pakistan Sedang Menuju Arbaeen

Kecelakaan ini terjadi saat peziarah Muslim Syiah yang melakukan perjalanan ke Karbala, Irak, untuk memperingati Arbaeen.

Arbaeen adalah peringatan 40 hari berkabung atas wafatnya Imam Hussein bin Ali, salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam Syiah.

Setiap tahunnya, jutaan umat Muslim Syiah dari berbagai negara, termasuk Pakistan, melakukan perjalanan ini, menjadikan periode tersebut sebagai salah satu puncak mobilitas peziarah yang sangat tinggi.

Baca Juga:  Qatar Tembak Jatuh Dua Jet Tempur Millik Iran

Menanggapi kecelakaan tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran melalui juru bicaranya, Nasser Kanaani, menyampaikan rasa simpatinya.

“Kami menyampaikan simpati tulus kami kepada pemerintah tetangga dan saudara kami, Pakistan, serta keluarga-keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Kanaani.

Ia juga menekankan bahwa otoritas terkait di Iran telah memberikan layanan bantuan dan pengobatan kepada para korban.

Rekor Keselamatan Lalu Lintas Iran yang Buruk

Kecelakaan bus peziarah ini bukanlah insiden pertama yang terjadi di Iran, negara yang dikenal memiliki catatan keselamatan lalu lintas yang buruk.

Setiap tahunnya, diperkirakan sekitar 17.000 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Iran.

Penyebab utamanya beragam, mulai dari kelalaian terhadap aturan lalu lintas hingga penggunaan kendaraan yang tidak aman.

Selain itu, keterbatasan layanan darurat di daerah pedesaan yang luas turut berkontribusi terhadap tingginya angka kematian di jalan raya.

Banyaknya korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas di Iran telah menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.

Kecelakaan Terpisah di Provinsi Sistan dan Baluchestan

Tidak lama setelah kecelakaan di Yazd, pada Rabu pagi sebuah insiden lain terjadi di Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran bagian tenggara.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah bus dan mengakibatkan enam orang tewas serta 18 lainnya terluka.

Meski tidak ada kaitan langsung antara kedua kecelakaan tersebut, peristiwa ini kembali memperlihatkan bahwa masalah keselamatan di jalan raya Iran adalah masalah yang serius dan berulang.

Dengan jumlah peziarah yang tinggi melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, saat peringatan Arbaeen, keselamatan lalu lintas menjadi tantangan besar.

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita18 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti26 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi33 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal44 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending