Viral
Viral! Siswi SD di Sukabumi Gagal Ikut Olimpiade Sains akibat Listrik Padam
Seorang siswi SD di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, gagal menuntaskan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD akibat pemadaman listrik.
Jawa Barat, MPN Indonesia 12 Juni 2026 - Seorang siswi sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, gagal menuntaskan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (8/6).
Peristiwa ini dialami Nadia Putri Muda Paramita, siswi kelas 5 SDN Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, saat mengikuti OSN secara daring.
“Mati lampu itu kejadiannya di menit-menit akhir sebetulnya, sekitar 15 atau 20 menit lagi ke sesi akhir selesai,” kata pengawas OSN SDN Gandasoli, Isop Sopiah, dikutip MPN Indonesia dari detikJabar.
“Awalnya ada murid yang bilang nge-freeze, kemudian sempat logout sendiri. Setelah berhasil login kembali dan berjalan beberapa menit, tiba-tiba listrik padam total,” sambungnya.
Gangguan Muncul saat Sesi Ketiga OSN
Pelaksanaan OSN tingkat SD di SDN Gandasoli mulanya berjalan aman sejak sesi pertama pada pukul 08.00–09.00 WIB.
Gangguan muncul saat sesi ketiga dimulai, tepatnya pada pukul 13.45 WIB.
Pihak sekolah menunggu hingga listrik kembali menyala agar peserta bisa melanjutkan ujian. Namun hingga waktu berakhir, kondisi tidak berubah.
“Memang kaget gitu ya, siswa nggak nyangka, terus bingung aja, bingung ini gimana. Kami menenangkan para siswa. Tapi ternyata ditunggu-tunggu sampai beberapa waktu tidak nyala lagi. Ya sudah, kami suruh tutup aja laptopnya, pulang,” ujar Isop.
Listrik kembali menyala sekitar pukul 17.00 WIB setelah padam selama kurang lebih tiga jam.
“Pokoknya saya juga sudah pulang ke rumah, listrik nyala lagi sekitar pukul 17.00 lebih. Ada tiga jam lah kurang lebih mati listriknya,” tambahnya.
Nadia Ungkap Kesedihan
Pemadaman listrik ini berdampak pada tiga peserta dari SDN Gandasoli yang mengikuti sesi ketiga olimpiade sains.
“Di sesi ketiga ini ada tiga siswa kami yang mengikuti OSN. Otomatis selain Nadia juga dua siswa lainnya ikut terdampak,” ujar Isop.
Nadia telah mempersiapkan diri untuk mengikuti OSN tersebut dengan pembinaan sejak Januari 2026.
Saat kejadian, Nadia telah mengerjakan sekitar 40 dari total 60 soal yang diujikan.
“Pas awal-awal mati itu masih biasa aja, saya kira awalnya kan bakal bentar tapi ternyata pas udah dengar waktu yang tersisa untuk mengerjakan soal tinggal 15 menit lagi tuh saya agak gelisah gitu,” ungkap Nadia.
Nadia pun menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan ulang ujian karena kendala yang dihadapinya itu di luar kendalinya.
“Maunya mah saya OSN diulang tapi ya gimana lagi, kalau nggak bisa ya sudah saya ikhlasin aja, dan kalaupun ada pemadaman listrik harusnya beritahu dulu jadi udah persiapan gitu,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
