Connect with us

Viral

Evakuasi Pilot Pesawat AMA Dilakukan di Ketinggian 2.292 Mdpl

Evakuasi pilot AMA di Yahukimo dilakukan di medan pegunungan berketinggian 2.292 mdpl setelah insiden pembakaran pesawat oleh OTK.

Logompn

Published

on

Evakuasi Pilot Pesawat AMA Dilakukan di Ketinggian 2.292 Mdpl
Evakuasi Pilot Pesawat AMA Dilakukan di Ketinggian 2.292 Mdpl. Gambar: Instagram/@puspentni

Papua, MPN Indonesia 3 Juli 2026 - Evakuasi jenazah pilot pesawat AMA bernama Nicholas F. Goselin (29) dilakukan oleh personel Koops TNI Habema di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (3/7).

Proses evakuasi dilakukan di lokasi berketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan medan yang sulit dijangkau.

Kepala Penerangan (Kapen) Komando Operasi (Koops) TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa proses evakuasi berlangsung dengan dukungan beberapa helikopter.

Jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat tersebut kemudian diterbangkan menuju Timika, Papua Tengah.

Kronologi Kejadian

Pada Kamis (2/7), pesawat AMA dengan nomor penerbangan PK-RCY dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga terkait kelompok bersenjata di wilayah Yahukimo, Papua.

Peristiwa tersebut telah dibenarkan oleh aparat.

“Hasil konfirmasi sementara membenarkan bahwa insiden kebakaran pesawat memang terjadi,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo, dikutip MPN Indonesia melalui TribrataNews pada Jumat (3/7).

Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen Riyanto turut menyatakan belasungkawa atas insiden tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku,” kata Riyanto, dikutip MPN Indonesia melalui akun Instagram @puspentni.

Hingga saat ini, penyelidikan terkait kronologi kejadian tersebut masih berlangsung.

Proses Evakuasi di Medan Pegunungan

Operasi evakuasi jenazah pilot pesawat AMA dilakukan melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat yang digelar Koops TNI Habema.

Operasi ini bertujuan menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan sekaligus melaksanakan Search and Rescue (SAR) taktis.

Baca Juga:  Tambang Nikel PT Gag di Raja Ampat Beroperasi Lagi sejak 3 September

Sebanyak 10 personel diterjunkan dengan dukungan dua helikopter Caracal untuk menjangkau lokasi kejadian yang berada di wilayah pegunungan Papua.

Kondisi geografis menjadi tantangan dalam proses evakuasi tersebut.

Tidak adanya akses jalur darat membuat lokasi hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis.

“Proses penanganan di lapangan menghadapi kendala kondisi geografis. Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis,” kata Yusuf dalam keterangannya.

“Bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut menjadi hambatan petugas untuk tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca,” tambahnya.

Selain mengevakuasi korban, aparat juga mengamankan area sekitar untuk memastikan keselamatan masyarakat setempat.

Data Penerbangan dan Penumpang

Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat AMA tersebut merupakan jenis Pilatus yang sebelumnya terbang dari Wamena menuju Balinggama.

Pesawat ini mengangkut tujuh penumpang saat kejadian berlangsung.

Ketujuh penumpang tersebut adalah Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.

Informasi mengenai kondisi para penumpang dalam insiden ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Aparat gabungan masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta memastikan pengamanan wilayah pascakejadian.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending