Internasional
Gerhana Matahari 12 Agustus 2026: Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikannya
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan akan terjadi gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026.
MPN Indonesia 15 Juli 2026 - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan akan terjadi gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026.
Fenomena alam ini akan melintasi belahan bumi utara, termasuk Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, hingga sebagian kecil Portugal.
Selain wilayah tersebut, jutaan penduduk di kawasan lain juga dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian.
NASA juga menjelaskan adanya fenomena unik yang disebut sebagai sunset eclipse, yaitu kondisi saat Matahari terbenam dalam keadaan masih mengalami gerhana sebagian.
Fenomena langka ini dapat diamati di wilayah barat jalur gerhana seperti Eropa dan Afrika.
NASA menyebutkan bahwa sebagian besar wilayah yang dilalui jalur totalitas hanya akan mengalami gerhana matahari total selama kurang dari dua menit.
“Bagi siapa pun yang berada di dekat pusat jalur gerhana di Greenland, Rusia, atau Atlantik Utara, gerhana total akan berlangsung sedikit lebih lama (tetapi tetap kurang dari dua setengah menit),” kata NASA dalam keterangan tertulisnya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (15/7).
Wilayah yang Dilintasi Gerhana
Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 akan melintasi sejumlah wilayah utama di belahan bumi utara.
Jalur ini ditandai sebagai area utama yang memungkinkan pengamatan totalitas secara penuh.
Di luar jalur tersebut, gerhana matahari sebagian akan terlihat di berbagai wilayah, termasuk:
- Sebagian wilayah utara Amerika Serikat, dari Alaska hingga Carolina Utara
- Sebagian besar Kanada
- Sebagian besar Eropa
- Afrika barat laut
Di wilayah-wilayah tersebut, cakupan gerhana bervariasi, mulai dari hanya sebagian kecil cakram Matahari hingga hampir seluruhnya tertutup.
Waktu Pengamatan Gerhana
Data pengamatan menunjukkan variasi waktu kejadian di sejumlah kota. Untuk gerhana total, beberapa wilayah yang dapat menyaksikan antara lain:
- León, Spanyol: gerhana total berlangsung sekitar pukul 20.28 hingga 20.30
- Reykjavík, Islandia: totalitas terjadi sekitar pukul 17.48 hingga 17.49
- Valencia, Spanyol: totalitas terjadi sekitar pukul 20.32 hingga 20.33
- Zaragoza, Spanyol: totalitas terjadi sekitar pukul 20.29 hingga 20.30
Sementara itu, gerhana sebagian dapat diamati di berbagai kota lain dengan waktu dan cakupan berbeda, seperti:
- Anchorage, Alaska: maksimum 28% pada pukul 08.21
- New York, Amerika Serikat: maksimum 9% pada pukul 13.54
- London, Inggris: maksimum 91% pada pukul 19.13
- Paris, Prancis: maksimum 92% pada pukul 20.17
- Madrid, Spanyol: maksimum 99% pada pukul 20.32
Panduan Pengamatan Aman dari NASA
NASA menegaskan bahwa pengamatan gerhana matahari harus dilakukan dengan perlindungan yang tepat.
Masyarakat hanya dapat melihat langsung tanpa pelindung mata saat fase totalitas berlangsung. Di luar fase tersebut, penggunaan alat pelindung mata menjadi wajib.
Beberapa metode yang direkomendasikan meliputi penggunaan kacamata gerhana, alat pengamatan Matahari genggam, atau filter khusus yang memenuhi standar internasional ISO 12312-2.
NASA juga menyatakan bahwa kacamata hitam biasa tidak aman digunakan untuk melihat Matahari.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
